TKN Jokowi-Ma’ruf Legowo Jika KPU Menangkan Prabowo-Sandi, dengan Syarat…

2114

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menegaskan, pihaknya akan legowo dan menerima jika memang nantinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) ternyata memenangkan Prabowo-Sandi.

Hal itu terjadi jika memang hasil quick count atau hitung cepat yang diselenggarakan sejumlah lembaga survei, ternyata hasilnya berbeda dengan hasil hitungan manual KPU.

Demikian disampaikan Ketua Harian TKN Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2010).

“Iya pasti, kan salah satu butir pernyataan kita menghormati keputusan akhir KPU,” tegasnya.

Moeldoko berujar, semua pihak tentu saja harus menghormati dan menerima keputusan KPU terkait hasil Pemilu dan Pilpres 2019.

Karena itu, pihaknya menekankan, bahwa TKN Jokowi-Ma’ruf sangat menghormati keputusan KPU.

“Itu sebuah pernyataan yang sangat jelas, berarti kita semuanya sangat hormati atas keputusan KPU,” jelasnya.

‎Mantan Panglima TNI juga ingin menegaskan, bahwa KPU adalah milik bersama bukan milik pemerintah, bukan milik pasangan nomor urut 01 Jokowi dan Ma’ruf Amin.

“Jangan nanti seolah-olah KPU miliknya 01, wah repot nanti itu kita,” katanya.

Moledoko menambahkan, suara-suara sumbang yang menuding bahwa KPU disetir oleh pemerintah tak lebih pernyataan sesat.

“Apalagi kecurangan yang dilakukan oleh KPU di belakangnya pemerintah. Itu pernyataan yang menyesatkan,” tegasnya.

Menurut Moeldoko, pemerintah sama sekali tidak ikut campur dalam konteks ini. Kecuali apabila KPU perlu bantuan.

Misalnya membutuhkan kendaraan untuk mengantar logistik. Maka pemerintah siap memberikan sarana tersebut.

“Itu sudah tanggung jawab pemerintah ada hal-hal yang sangat darurat.”

“Tapi maaf, harus betul-betul dibedakan, jangan sampai dikit-dikit ada begini, nanti disebut pemerintah curang. Apa ini tuduhan yang menyesatkan,” pungkasnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...