TKN Berharap Pilpres Tak Ditumpangi Kelompok Radikal

205

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin, Zuhairi Misrawi menanggapi pernyataan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan ada kelompok radikal yang berhubungan dengan salah satu calon presiden pada pemilihan presiden 2019.

Menurut dia, pihaknya di pasangan 01 tidak ingin ada pihak-pihak atau kelompok radikal yang turut memanfaatkan Pilpres 2019 dengan menunggangi salah satu paslon.

“Kami juga berharap pada semua pihak agar kontestasi demokrasi ini tidak di tunggagi oleh penumpang-penumpang gelap,” kata Zuhairi di kawasanMenteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Politikus PDIP itu mengingatkan sejumlah negara-negara timur tengah seperti Syiria, Libiya, dan Yaman yang dipenuhi peperangan akibat adanya kelompok radikal.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah bersikap tegas terhadap orang-orang yang bergabung dengan kelompok tersebut. Termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang sudah terpapar ideologi kelompok radikal.

“Supaya demokrasi kita ini betul-betul menyadarkan pentingnya moderasi, pentingnya harmoni pentingnya, toleransi diantara sesama anak bangsa dan dapat meminimalisir radikalisme terorisme,” terangnya.

GP Ansor sebelumnya menyatakan ada kelompok-kelompok radikal yang mulai terkonsolidasi menjelang pilpres 2019.

Konsolidasi yang mereka lakukan dinyatakan bukan untuk mengacaukan jalannya pilpres 2019. Melainkan membawa agenda untuk mendirikan negara Islam atau NKRI Bersyariah dengan mendukung salah satu paslon presiden dan wakil presiden.

Meski demikian GP Ansor tidak menyatakan kelompok radikal tersebut akan mendukung ke capres nomor urut 01 atau 02 yang dimaksud. [] akurat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...