Tim Prabowo Cecar Saksi 01 soal Rekapitulasi di KL dan Papua

277

Jakarta – Tim hukum capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencecar saksi dari kubu capres-cawapres 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Candra Irawan, soal rekapitulasi penghitungan suara di Kuala Lumpur dan Papua. Candra merupakan saksi yang dari pihak TKN saat rekapitulasi nasional di tingkat KPU.

“Bagaimana hasil rekapitulasi suara di Kuala Lumpur, Malaysia?” tanya salah satu pengacara pihak pemohon dalam sidang gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Mendapat pertanyaan itu, Candra meminta kesempatan untuk melihat berkas rekapitulasi suara yang dibawanya. Dia mengaku saat itu tidak ikut rekapitulasi perhitungan suara Pilpres di Kuala Lumpur karena dirinya berada di panel lainnya.

Pengacara pihak 02 kemudian tidak melanjutkan pertanyaan untuk hasil rekap di Malaysia. Pertanyaan kemudian beralih ke persoalan rekapitulasi di Papua.

Candra mengatakan proses rekapitulasi di Papua sama saja dengan proses rekapitulasi hasil Pemilu di provinsi lainnya. Menurutnya, saat itu proses rekapitulasi untuk Pilpres berlangsung lebih cepat dibanding dengan pembacaan DC1 DPR maupun DPD.

“Untuk presiden itu nggak lama 15 menit, yang lama itu pembahasan DPD. DPR ada sedikit selisih hasil, tapi yang lama itu DPD,” ujarnya.

Candra mengaku dirinya ikut dalam rekapitulasi untuk Provinsi Papua itu. Dia juga menjawab hasil perolehan suara pilpres untuk Provinsi Papua yang ditanyakan oleh tim 02.

“Untuk pasangan 01 itu 3.021.713 suara dan pasangan 02 itu 311.352 suara,” ucap Candra.

Selain itu, Candra juga mengatakan tak ada keberatan tentang hasil perolehan suara yang disampaikan saksi 02. Menurutnya, keberatan yang disampaikan saksi 02 di luar masalah hasil suara.
(haf/imk) detik

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...