Tim Jokowi Nilai Kubu Prabowo Mendramatisir Kalimat ‘Perang Total’

406

 Anggota Tim Hukum Jokowi – Ma’ruf, Taufik Basari menilai kalimat ‘perang total’ yang dicecar Kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Teuku Nasrullah kepada saksi Jokowi- Ma’ruf Amin, Anas Nashikin terlalu berlebihan. Kalimat tersebut diungkapkan Moeldoko saat memberikan materi Training of Trainers (ToT) TKN Jokowi pada 20-21 Februari 2019 di Kelapa Gading.

“Itulah 1 kalimat kemudian dikemas sedemikian rupa, didramatisir bahwa seolah-olah itu adalah hal yang menghebohkan, padahal biasa-biasa saja,” kata Taufik di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (21/6).

Dia mengklaim kalimat ‘perang total’ diartikan sebagai bentuk semangat untuk para kader untuk memenangkan paslon. Namun ada beberapa pihak kata dia yang mengartikan berlebihan.

“Artinya, kita harus semangat dalam hal memenangkan calon kita-kita itu sangat biasa ya, tetapi dibungkus sedemikian rupa menjadi seolah tidak biasa. jadi itulah yang terjadi ya,” ungkap Taufik.

Dia menilai beberapa pertanyaan yang dicecar oleh kubu Prabowo adalah bentuk pengulangan. Serta mengambil beberapa isu di media sosial dan dibawa ke persidangan. Sehingga kata dia menjadi heboh.

Namun dia yakin, hakim tidak akan menerima keputusan berdasarkan putusan drama. Tetapi berdasarkan bukti-bukti yang terdapat di persidangan.

“Tetapi Hakim bukan berdasarkan putusannya kepada drama, Tetapi Hakim mendasarkan putusannya pada bukti-bukti yang berhasil dibuktikan di persidangan,” ungkap Taufik. [eko] merdeka

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...