Terungkap, Ini Orang di Balik Tabloid Indonesia Barokah Versi Gerindra

727

JAKARTA – Anak buah Prabowo Subianto mengklaim sudah mengetahui orang yang menjadi otak di balik Tabloid Indonesia Barokah.

Tabloid sendiri kini terus meluas dan makin memanas. Dari mulanya ditemukan di Jawa Barat, kini sudah beredar di Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Alamat redaksi yang tidak jelas dianggap sengaja dan menjadi indikasi kuat menyerang Prabowo-Sandi.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiande mengatakan, patut diduga orang di belakang tabloid itu berasal dari kubu petahana.

Yakni Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Irfan Wahid alias Ipang Wahid.

“Iya itu patut diduga dan terindikasi, makanya kita tunggu klarifikasi Mas Ipang,” ujar Andre kepada JawaPos.com (Grup PojokSatu.id), Minggu (27/1).

Andre menyebut nama Ipang Wahid, lantaran ada jejak digital yang dilakukan.

Terlebih adanya kesamaan logo antara website indonesiabarokah.com dengan tabloid yang disebarkan ke sejumlah masjid dan musalah itu.

Sehingga patut diduga dilakukan oleh Ipang Wahid.

Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irfan Wahid alias Ipang Wahid (kiri). Foto ist

Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Irfan Wahid alias Ipang Wahid (kiri). Foto ist

‎”Tim IT kita menginvestigasi ada rekam jejak digital Mas Ipang di situ. Lalu di website dan tabloid logonya persis sama. ‎Karena rekam jejak digital susah dihilangkan,” katanya.

Oleh sebab itu Andre tidak ingin berandai-andai apa yang bakal dilakukan BPN Prabowo-Sandi.

Saat ini dia hanya menunggu klarifikasi dari Ipang Wahid. Apakah benar atau tidak orang di belakang Tabloid Indonesia Barokah adalah Ipang Wahid.

‎‎”Kalau memang melakukan tinggal kasih tahu, terbuka apa susahnya sih. Yang jelas kita ingn mengetahui keterlibatan beliau,” pungkasnya.

‎Sampai saat ini JawaPos.com masih mencoba mengkonfirmasi Ipang Wahid. Namun belum mendapatkan jawaban soal dugaan Tabloid Indonesia Barokah ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendesak pihak kepolisian untuk mengusut dalang di balik beredarnya Tabloid Indonesia Barokah.

Fadli menegaskan, peredaran tabloid yang disebut-sebut mendekreditkan Prabowo-Sandi itu harus mendapatkan perlakuan sama selayaknya kasus tabloid Obor Rakyat.

“Jangan diskriminatif. Termasuk pernyataan pihak kepolisian kan ada kecenderungan membela,” kata Fadli di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (27/1).

Menurutnya, dengan tindakan kepolisian seperti demikian akan menjadi bumerang bagi korps Bhayangkara itu sendir.

“Ini kan merugikan pihak kepolisian sendiri. Mbok ya netral dulu, liat dan selidiki,” lanjutnya.

Wakil Ketua DPR RI ini mengungkapkan, pengusutan dalang di balik pelaku penyebaran Tabloid Indonesia Barokah dinilainya mudah.

Apalagi, media itu juga mencantumkan alamat dari percetakan mereka.

“Gampang kok itu, tinggal dicari aja percetakannnya dimana. Kan sudah jelas tabloid itu palsu, menggunakan alamat palsu, bukan bagian dari pers. Ini merugikan pers,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fadli meminta kepolisian untuk menindaklanjuti evaluasi yang diberikan oleh dewan pers soal tabloid dimaksud.

Dia meyakini jika pengungkapan masalah ini ditangani serius, bakal selesai dalam waktu dua jam saja.

“Nah sekarang bareskrim harus mengusut itu, kalau mengusut menurut saya dua jam juga selesai itu. Pasti diketahui siapa otak dibelakangnya, dimana percetakannya. Dua jam lah,” pungkasnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.