Terkait Video Viral Bripda Agung, Ini yang Bakal Dilakukan Propam Polda Sumut

1853

Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Yofie Girianto memastikan pihaknya akan menindak tegas Bripda Agung Reza, anggota DitSabhara Polda Sumut yang videonya viral saat merayakan ulang tahun dan positif narkoba.

Namun, Yofie mengatakan kemungkinan Bripda Agung direhabilitasi ada. “Prosesnya sudah kita amankan beliau. Sementara saat ini masih aktif. Ada program dari kita bagi angota yang baru-baru sementara akan kita rehab,” ujarnya, Minggu (12/5/2019) di Hotel Santika di sela-sela pengamanan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.

Meski begitu, Yofie menegaskan yang bersangkutan tidak akan dibebaskan secara hukumnya. “Bukan berarti dia lepas dari permasalahannya. Ada sanksinya,” tegasnya.

Yofie menegaskan, pihaknya, dalam menindak anggota yang bermasalah tidak hanya karena sudah terlanjur viral. “Banyak juga anggota yang kita tindak sesuai kesalahannya. Kebetulan kemarin pas viral, setelah dites ternyata urinenya positif. Sama yang bersangkutan enggak ada barang buktinya,” jelasnya.

Yofie mengatakan Bipda Agung baru kali ini terlibat kasus hukum.

Terkait benda yang diduga ekstasi yang dimasukkan Bripda Agung ke mulut kekasihnya pada momen tiup lilin, Yofie menegaskan hingga detik ini pihaknya belum bisa memastikan.

“Belum bisa kita pastikan bahwa itu narkoba atau tidak. Yang jelas pada saat kita panggil, dites, hasilnya positif. Semua sample dari 10 cuma 1 yang positif,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya jagad media sosial, khususnya di Sumatera Utara dihebohkan dengan beredarnya satu video oknum kepolisian yang merayakan ulang tahun dan memasukkan sesuatu ke mulut pacarnya benda yang diduga pil ekstasi.

Yang bersangkutan diamankan Minggu 5 Mei 2019 malam pukul 19.00 WIB oleh Dit Sabhara Polda Sumut.

Ini dilakukan setelah tes urine Bripda Agung bersama 10 polisi lainnya yang ikut dalam pesta ulang tahun itu karena diduga mengkonsumsi narkoba. Tes dilakukan di RS Bhayangkara. Dari 11 orang, hanya Bripda Agung dinyatakan positif menggunakan Amphetamine dan Metaphetamine.

Kasus ini bermula saat beredar postingan video di medsos Instagram dengan judul Happy [email protected] Dalam video tersebut terlihat seorang laki-laki sedang meniup lilin di kue ulang tahun yang dibawa oleh seorang wanita, kemudian memasukan sesuatu ke dalam mulut wanita tersebut.

Dari keterangannya usai diamankan, video itu diambil pada Sabtu malam saat merayakan ulang tahun di salah satu karaoke di Medan. Dia bersama 10 temannya yang bertugas di Ditsabhara Polda Sumut masing-masing, Bripda ID, Bripda DFS, Bripda RJS, Bripda RM, Bripda IMS, Bripda JPF, Bripda BSS, Bripda EA, Bripda AJS, Bripda MSK.

Selain bersama 10 temannya, juga hadir pacar Bripda MAR, yaitu T yang di dalam video membawa kue dan dua teman lainnya.

Dari pengakuan yang bersangkutan yang dimasukkan ke dalam mulut T adalah permen mint. Namun, ekpresi T saat dimaksukkan yang katanya permen mencurigakan.

Saat ini, Brigadir Dit Sabhara Polda Sumut sudah diamankan di piket Propam Polda Sumut. [psid]

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...