Tak Mau Cuma Dengar Laporan Staf, Jokowi Ngobrol dengan Warga Sambil Jongkok

181

Presiden Joko Widodo pagi tadi ke Lampung untuk meninjau penanganan dampak bencana tsunami Selat Sunda. “Seperti biasa, tidak mau hanya dengar laporan dari stafnya saja, Presiden Jokowi selalu melengkapinya dengan penjelasan langsung dari warga yang menjadi korban,” kata musisi Addie MS melalui akun Twitter @addiems.

Jokowi duduk berjongkok bersama warga desa untuk mendengarkan informasi langsung dari mereka. Foto yang diunggah Addie MS menunjukkan Kepala Negara tengah memberikan penjelasan.

Sedangkan foto yang diunggah ke akun Twitter Jokowi menggambarkan sebagian warga mengacungkan jari tangan.

Presiden Joko Widodo. Biro Pers Istana

“Jejak tsunami masih terlihat jelas di Desa Kunjir dan Desa Way Muli, dua desa di Lampung Selatan yang saya kunjungi hari ini. Selekas mungkin, kita akan masuk ke tahap rekonstruksi dan pembangunan rumah-rumah di kawasan relokasi, 400 m dari lokasi rawan tsunami,” kata Jokowi di akun Twitter  @jokowi yang dikutip AKURAT.CO.

Jokowi tiba Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, yang berjarak 116 kilometer dari bandara pukul 10.50 WIB.

Di sini Presiden mendapat penjelasan tentang sebaran dampak tsunami Kabupaten Lampung Selatan dari pelaksana bupati Lampung Selatan.

Presiden Joko Widodo. Biro Pers Istana

Kepala Negara juga melihat bangunan yang terdampak tsunami dan berdialog dengan warga yang terkena dampak tsunami.

Masih di Kecamatan Rajabasa, Presiden meninjau bangunan yang terdampak tsunami di Desa Way Muli pada pukul 11.30 WIB. Di sini juga Presiden memberikan keterangan pers.

Dalam keterangan pers, Presiden menegaskan telah memerintahkan jajaran untuk melakukan penanganan pascabencana tsunami dengan baik.

Presiden Joko Widodo. Biro Pers Istana

“Saya sudah sampaikan ke Bupati Lampung Selatan, Gubernur (Lampung), Menteri PU, dan ke BNPB agar segera dilakukan penanganan, terutama setelah evakuasi selesai,” ujar Presiden dalam pernyataan tertulis dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa warga yang terkena dampak tsunami juga meminta rumahnya segera dibangun.

“Kita akan masuk ke situ, ke tahap rekonstruksi dan pembangunan. Tidak ada hunian sementara. Jadi langsung akan dibangun rumah tapi di kira-kira 400 meter dari sini. Ada tanah 2 hektare, direlokasi karena memang lokasinya di sini memang sangat rawan tsunami,” kata Presiden.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, Presiden menjenguk pasien terdampak tsunami Selat Sunda yang sedang dirawat di RSUD dr. H. Bob Bazar, yang berada di Kecamatan Kalianda.

Tiba pukul 12.45 WIB, Presiden menuju ruang rawat pasien korban tsunami. Di antaranya, Presiden bertemu Sarnama, seorang ibu yang tengah dirawat bersama putranya, Yudi 6 tahun.

Sarnama menceritakan kepada Presiden, Yudi saat terjadi tsunami terjadi sekira pukul 22.00 WIB, hilang dan baru ditemukan esok harinya sekira pukul 08.00 WIB.

“Yudi ditemukan saat berpegangan pada kayu, dua saudaranya meninggal dunia. Ade Purnama 17 tahun dan Khalifah 1 tahun,” kata Sarnama. [] akurat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here