Tak Kantong Izin, Polisi Layani Ahokers Gelar Aksi di Mako Brimob

425
Ahokers di Mako Brimob

JAKARTA – Kepala Kepolisian Sektor Cimanggis, Komisaris Polisi Agung menyebut, aksi yang digelar massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (10/5/2017), tidak memiliki izin. Bahkan tidak ada komunikasi dari massa aksi ke aparat kepolisian.

“Memang aksinya tidak berizin. Kami belum mendapat pemberitahuan soal aksi ini,” kata Agung ditemui di Mako Brimob, Depok.

Kendati tidak ada izin, kepolisian tetap memberikan pelayanan kepada massa aksi. Salah satunya dengan mengawal aksi massa yang berjumlah ratusan orang ini.

“Saya baik, ini hanya bentuknya melayani saja,” lanjutnya.

Namun demikian, Agung berharap, massa aksi bisa segera membubarkan diri. Dia mematok waktu hingga pukul 17.00 WIB agar massa membubarkan diri.

Soal permintaan membubarkan diri, Agung mengaku sudah mengkomunikasikan dengan massa.

“Kami minta membubarkan sampai jam 17.00 WIB. Karena takutnya ada massa yang provokasi. Apalagi kan personel kami tidak cukup,” pungkasnya.

Diketahui, ratusan massa pendukung Ahok mendatangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu. Mereka melakukan aksi meminta Ahok dibebaskan.

Dalam aksi ini, mereka berharap bisa bertemu Ahok yang ditahan di Mako Brimob. Tujuannya, untuk menggelar doa bersama dengan Ahok supaya tabah menjalani penahanan.

Sebagai informasi, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menjatuhkan putusan dua tahun penjara ke Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam amar putusan, Ahok terbukti melanggar Pasal 156a tentang Penistaan Terhadap Agama. (icl)

 


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here