Tak Becus Urus Pandemi Covid-19, Anies Baswedan Diminta Mundur Jadi Gubernur DKI, Ketua DPC Partai Gerindra Jaktim Berikan Komentar Pedas

305
Ali Lubis, SH (Praktisi Hukum Inisiator LAJ)

JAKARTA- Ketua Pengurus Abdi Rakyat Kota Jakarta Timur Rojali membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Rojali merupakan relawan Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur 2017 lalu.

Ia membela Anies, menanggapi pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis yang meminta Anies mundur dari jabatannya, lantaran dianggap tak mampu mengendalikan pendemi Virus Corona (COVID-19) di Jakarta.

Rojali mengingatkan, pandemi merupakan persoalan bersama, terlebih lagi persoalan Covid-19 juga banyak bersumber dari penyangga-penyangga ibu kota.

Oleh karena itu, wajar Gubernur DKI Anies Baswedan meminta agar pemerintah pusat campur tangan untuk dalam mengatasinya.

“Saya kira enggak ada yang salah dari Pak Anies sebagai pemerintah daerah menyampaikan itu. Menurut saya yang salah dalam berpikir Ketua DPC Gerinda Jakarta Timur. Dia kan latar belakang pendidikan hukum, seharusnya paham mekanisme hukum ketatanegaraan,” ujar Rojali dalam keterangannya Selasa (26/1).

Rojali lebih lanjut menilai, pemintaan agar Anies mundur sama sekali tidak memiliki landasan yang kuat. Bahkan, bisa disebut sebuah perilaku sesat dalam berpikir. Meski demikian, Rojali mengakui, partai politik juga sebagai prasyarat dalam perhelatan pilkada.

“Maka perlu saya tegaskan, kemenangan Pak Anies sebagai gubernur bukan karena partai politik, warga DKI-lah yang memilih langsung Pak Anies sebagai pemimpin di ibu kota negara,” katanya.

Rojali secara khusus berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap fokus bekerja melayani warga Jakarta, dengan menyelesaikan janji-janji politiknya sampai purna tugas.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu/jpnn

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...