Tagar #UninstallJokowi Trending Topic, Rustam Ibrahim: Elektabilitas Presiden Tidak Menurun

1199

Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim menilai tagar #uninstallJokowi yang trending topic di Twitter tidak berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Pilpres 2019.

Rustam menduga bahwa pembuat tagar #uninstallJokowi adalah pemilih yang tidak akan mencoblos Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Dia juga menyebut tagar tersebut tidak akan mempengaruhi masyarakat. Sebab masyarakat sudah paham bahwa tagar #uninstallBukalapak tidak ada hubungannya dengan tagar #uninstallJokowi.

Sebelumnya, Pemerhati politik Denny Siregar menilai bahwa kondisi politik di Indonesia hingga kini masih kondusif.

Dia tidak mempermasalahkan mencuatnya tagar #uninstallJokowi, justru Denny memprediksi suasana menjelang hari pencoblosan Pilpres 2019 akan semakin seru. Pernyataan itu disampaikan Denny melalui akun Twitternya, @Dennysiregar7.

“Cuman ribut masalah install dan uninstall doang. Ayo, nikmatilah pesta demokrasi ini, semakin dekat Pilpres semakin seru. Kita baru begini nanti 5 tahun lagi,” tulis @Dennysiregar7.

Menurut Denny Siregar, perang antar pendukung kubu capres dan cawapres saat ini masih sehat dan tidak ada baku hantam di antara kedua pendukung.

“Yang penting gak baku hantam di jalan dan teriak “bunuh, bunuh..” sambil demo. Perangnya masih sehat sampai sekarang,” kata dia.

Diketahui, hashtag #uninstallJokowi trending topic di Twitter. Tagar #uninstallJokowi ramai sejak kemarin, Jumat 15 Februari 2019.

Tagar tersebut muncul setelah mencuatnya hashtag #uninstallbukalapak. Warganet menggunakan hashtag tersebut sebagai bentuk protes terhadap CEO BukalapakAchmad Zaky yang dinilai telah mengkritik pemerintah.[] akurat

Comments

comments

Loading...