Sudah Diteken Presiden tapi UU Cipta Kerja Janggal, Mensesneg Akhirnya Ngaku

236
Mensesneg Pratikno

 JAKARTA – Undang-Undang Nomor 11 Tentang Cipta Kerja yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah diunggah melalui laman Setneg.go.id.

Akan tetapi, terdapat kejanggalan dalam UU sapu jagat tersebut. Tepatnya pada pasal 6.

Kesalahan itu akhirnya diakui oleh pemerintah. Pengakuan disampaikan langsung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Pratikno menjelaskan, usai menerima berkas RUU Cipta Kerja dari DPR, Kemensetneg telah melakukan review.

Dalam review tersebut, pihaknya menemukan sejumlah kekeliruan yang bersifat teknis.

“Kemensetneg juga telah menyampaikan kepada Sekretariat Jenderal DPR untuk disepakati perbaikannya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/11/2020).

Akan tetapi, Pratikno juga tak membantah bahwa masih saja ada kekeliruan teknis penulisan dalam UU yang ditentang banyak pihak itu.

Kendati demikian, Rektor UGM ke-14 ini memastikan bahwa kekeliruan itu tidak akan berpengaruh terhadap implementasi UU Ciptaker.

“Hari ini kita menemukan kekeliruan teknis penulisan dalam UU 11/2020 tentang Cipta Kerja,”

“Namun kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja,” terangnya.

Pratikno juga memastikan, kekeliruan teknis tersebut akan menjadi catatan dan masukan bagi pemerintah untuk terus menyempurnakan kendali kualitas terhadap RUU yang hendak diundangkan.

Sehingga kesalahan teknis seperti ini tidak terulang lagi.

Untuk diketahui, kejanggalan dalam Pasal 6 UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, di halaman 6.

Bunyinya, “Peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a meliputi:”.

Kesalahan terletak pada penyebutan “Pasal 5 ayat 1 huruf a”.

Sebab, Pasal 5 tidak memiliki turunan ayat dan huruf.

Pasal 5 hanya berbunyi, “Ruang lingkup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 meliputi bidang hukum yang diatur dalam undang-undang terkait”.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/ruh/pojoksatu

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...