Subkhan, Petani Bawang Brebes Bungkam Hoax dan Fitnah Sandiwara

1170

Nama Muhammad Subkhan, mendadak menjadi perbincangan viral ketika menangis di depan Sandiaga Uno mewakili petani bawang Brebes, Senin kemarin (11/2/2019).

Ada yang menuduh dan memfitnah Subkhan bukan petani tulen, namun hanya ‘pemain’ dalam bagian ‘sandiwara’ kampanye.

Wijanarto Wijan, Ketua Dewan Kesenian Brebes, mengatakan kepada reporter Tirto yang dikutip Portalislam, Selasa (12/2/2019), kalau Subkhan “memang petani bawang di Desa Tegalglagah, Bulakamba, Brebes”.

Darah petani Subkhan mengalir dari orang tuanya. Orang tua Subkhan, H Abdul Khalim dan Saripah merupakan petani tulen. Selain menanam bawang, kedua orang tuanya ini juga menanam tebu.

 

Subkhan saat memimpin aksi petani bawang. Foto: Imam Suripto/detikcom

 

Selain petani, Subkhan juga adalah aktivis tani.

Saat tahun politik seperti saat ini, Subkhan makin intens memperjuangkan nasib petani. Subkhan selalu hadir dalam acara kampanye untuk memperjuangkan aspirasi petani bawang.

“Saya bukan tim sukses capres manapun. Saat ini saya adalah petani. Saya selalu hadir karena ingin memperjuangkan nasib petani bawang,” kata Subkhan, Selasa (12/2/2019), seperti dilansir detikcom.

Subkan memakai seragam Banser. Foto: Imam Suripto/detikcom

 

Tidak hanya kampanye Pilpres, bila ada caleg yang berkampanye Subkhan juga selalu hadir. Alasannya ingin menitipkan nasib petani bawang kepada siapapun politisi yang memang serius ingin memperjuangjan kehidupan petani.

Dia menyebut, beberapa acara kampanye caleg yang pernah dihadirinya adalah Sudirman Said (Gerindra), Paramitha Widya Kusuma (PDIP), Zubad (PKB) dan lain lainnya.

Dituduh Anggota KPU

Selain difitnah sandiwara, Subkhan juga dituduh sebagai anggota/komisioner KPU Brebes saat curhat ke Sandiaga. Selaku komisioner KPU seharusnya tidak boleh memihak atau ikut kampanye.

Subkhan memang pernah menjadi komisioner KPU Brebes. Namun sekarang sudah tidak lagi setelah masa jabatan sebagai anggota KPU Brebes berakhir pada Oktober 2018.

Hal ini juga diakui sendiri oleh KPU Pusat.

“Setelah kami lakukan konfirmasi kepada KPU Jateng, beliau adalah mantan anggota KPU periode lalu. Jadi bukan anggota KPU periode ini,” kata anggota Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, saat dimintai konfirmasi, seperti dilansir detikcom.

Toko sebelah itu sukanya bikin hoax, fitnah sandiwara. Padahal jelas-jelas mana yang sandiwara dan settingan.  portal-bersama.

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here