Soal Cat Ulang Pesawat , Ali Syarief: Seragam Negara Diganti Atribut Warna Partai, yang Jadi Korban Rakyat!

320
Akademisi Cross Culture Institute, Ali Syarief 

Akademisi Cross Culture Institute, Ali Syarief berikan kritik soal penggantian warna rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan. Sebelumnya, pihak istana telah mengkonfirmasi soal pengecatan ulang rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan menjadi warna merah putih.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono menyebutkan bahwa rencana pengecatan rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan sudah sejak tahun 2019.

“Benar, rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan Indonesia-1 atau rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat BBJ 2 telah dilakukan ulang. Sudah direncakan sejak tahun 2019, terkait dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020,” ujarnya.

Heru juga menjelaskan alasan rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan dicat ulang karena rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat tersebut sudah seharusnya melakukan perawatan rutin. Diketahui, warna rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan yang awalnya berwarna biru langit kemudian berubah warna menjadi merah putih menimbulkan kontroversi.

Hal itu dihubung-hubungkan dengan warna yang identik dengan salah satu partai politik. Pengecatan ulang ini kemudian mendapat sorotan dari publik termasuk akademisi Ali Syarief.

Ali mengatakan perubahan warna rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan merugikan rakyat sehingga rakyat lagi lah yang menjadi korbannya. Hal itu disampaikan Ali melalui cuitan di akun Twitternya @alisyarief pada Rabu, 4 Agustus 2021.

 

“Dendam dan Kebencian soal warna PARPOL, Biru VS Merah, akhirnya yg jadi korban “duit belanja hak rakyat“, dibelanjakan untuk ganti baju Pesawat,” cuit Ali dikutip Galamedia, Rabu, 4 Agustus 2021.

Ali juga menyinggung soal warna partai yang identik dengan warna rakyat.com/tag/pesawat”>pesawat kepresidenan itu. “Seragam Negara diganti dengan atribut Warna Partai. Kelihatan “sangat kenak-kanakan”,” sambungnya.

“Tetap yg jadi korban adalah Rakyat beresiko,” tutupnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here