Sindiran Halus PKS untuk Prabowo: Bikin Rakyat Gak Percaya Demokrasi Terus Terjadi Anarki

528

JAKARTA – Prabowo Subianto resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Kendati demikian, Prabowo tetap mendapat ucapan selamat dari Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW).

“Saya sampaikan selamat dan saya doakan beliau (Prabowo) sukses menjalankan amanat ini,” tutur Hidayat kepada wartawan di komplek Parlemen, Rabu (23/10).

Hidayat juga meminta mantan Danjen Kopassus itu agar tidak melupakan ikatan perkawanan diantara mereka.

“Beliau sampaikan ke saya terimakasih dan berpesan jangan pernah lupakan kawan lama. Kawan lama pasti akan terus bersama,” lanjutnya.

Meski begitu, politisi yang disapa HNW itu mengaku tak mempersoalkan Prabowo dan Partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Menurutnya, Gerindra bukanlah bawahan PKS atau pun sebaliknya. Masing-masing partai independen dan saling menghormati.

“Kami menghormati keputusan Pak Prabowo yang akhirnya bergabung dan akhirnya PKS berada di luar kabinet. Baik di dalam atau di luar, bangun Indonesia,” papar dia.

Dia menegaskan, sekarang juga sudah terbukti bahwa PKS tidak sendirian berada di luar pemerintahan.

“Terbukti tidak ada unsur dari PAN dan Demokrat dalam kabinet,” ujarnya.

Hidayat mengatakan pada hakikatnya demokrasi itu ada yang di dalam dan luar kabinet. Dia mengingatkan yang penting adalah jangan ada dikotomi.

“Seolah di dalam kabinet membangun, di luar kabinet tidak membangun. Di mana pun berada, bangun bangsa melalui fungsi dan kewenangan yang dimiliki,” ungkap Hidayat.

Dia mencontohkan di DPR begitu banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara, termasuk menyelamatkan demokrasi.

Hidayat mencontohkan misalnya PKS masuk kabinet, tetapi umat kecewa, maka mereka tidak akan percaya lagi dengan demokrasi.

“Kalau umat tidak percaya lagi demokrasi, pilihannya apa, akan terjadi anarki dan itu pasti tidak kita inginkan,” ungkapnya.

(jpnn/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...