Sindir Presiden Jokowi, Politikus Demokrat: Bersyukur Tanggal 25, Berduka Tanggal 26, Rakyat memilih mau ikut yang mana: bersyukur atau berduka?

529

JAKARTA– Kasus Covid-19 pada Selasa (26/1/2021) mengalami penambahan 13.094 kasus. Kini total sudah 1.012.350 orang terinfeksi Covid-19 di Indonesia.

Melihat jumlah itu, Presiden Joko Widodo pun berduka. Orang nomor satu di RI itu lantas menggelar rapat terbatas bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan sejumlah menteri.

“Hari ini Pak Presiden memanggil rapat terbatas beberapa menteri dan saya dititipi pesan oleh bapak presiden,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan secara virtual seusai menghadiri ratas, Selasa (26/1/2021).

Dalam pesan pertama, Budi mengatakan pemerintah sangat berduka karena banyak masyarakat yang meninggal akibat Covid-19. Selain itu, sambungnya, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemic Covid-19.

Sikap Presiden Jokowi yang disampaikan Menkes itu justru berbanding terbalik dengan pernyataan sehari sebelumnya.

Saat memberi sambutan secara virtual pada Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI), Senin (25/1/2021). Jokowi bilang Indonesia jadi salah satu negara yang berhasil mengendalikan krisis akibat pandemi Covid-19.

Jokowi berkata ada dua krisis yang ditimbulkan pandemi, yaitu krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Menurutnya, dua krisis itu telah mampu ditangani Indonesia.

“Kita bersyukur, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Di saat yang sama, pemerintah berupaya menangani krisis kesehatan.

Beda pernyataan Presiden Jokowi itu tak ayal menjadi pembicaraan publik. Salah satunya, tokoh asal Papua Christ Wamea. Dia menyebut ada ketidakkonsistenan pada Jokowi.

“Bersyukur tanggal 25. Berduka tanggal 26,” kata politisi Partai Demokrat itu dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Selasa (26/1/2021).

Sindiran serupa juga disampaikan oleh kader Demokrat lainnya, Rachland Nashidik.

“Hanya selang sehari. Silahkan rakyat memilih mau ikut yang mana: bersyukur atau berduka? Toh dua-duanya datang dari beliau,” ungkapnya. (msn/fajar)

Sumber Berita / Artikel Asli : FAJAR

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...