SERUAN KOMUNITAS TIONGHOA UNTUK KELANGGENGAN PERSATUAN NKRI

260

Mencermati situasi politik, ekonomi dan sosial kemasyarakatan yang berkembang sepanjang tahun 2020 dan menuju penghujung tahun ini, kami Komunitas Masyarakat Tionghoa atau KOMIT menyampaikan seruan sebagai berikut :

1. Agar Pemerintah dapat bersikap arif dan besar hati dalam setiap tindakan langkah kepemimpinannya menghadapi berbagai aspirasi di masyarakat dan agar kekuasaan memerintah senantiasa memakai pedoman falsafah Pancasila dalam setiap kebijakan besar bagi rakyat, bangsa dan negara.

2. Memakai instrumen rasa keadilan dan keharmonisan dalam menyikapi setiap gejolak perbedaan pendapat yang muncul di permukaan demokrasi Pancasila ini.

3. Tidak memaksakan kebijakan yang tidak memenuhi unsur kejujuran dan keterbukaan yang luas, seperti halnya penanganan pandemi Covid19, UU Ciptaker-Omnibuslaw dan UU serta kebijakan lainnya.

4. Senantiasa mempelopori tindakan politik yang bernuansa dan berjiwa Pancasila dalam menghadapi segala situasi, termasuk dalam hubungan dengan negara asing manapun.

5. Tidak mengerdilkan atau bahkan menafikan kekuatan kemampuan bangsa sendiri didalam banyak lini pembangunan dengan kepercayaan kepada kemampuan dan kekuatan bangsa sendiri.

6. Terbuka dan selalu mengkomunikasikan secara luas kebijakan-kebijakan terkait pengelolaan kekayaan negara dalam bentuk apapun kepada masyarakat.

Demikian 6 (enam) butir seruan KOMIT kepada penyelenggara pemerintahan presiden Joko Widodo. Semoga mendapat perhatian dengan seksama dan pengertian seluas-luasnya.

Jakarta, 26 Oktober 2020

Dalam rangka menyambut Sumpah Pemuda ke 92.

Tertanda,
KOMUNITAS MASYARAKAT TIONGHOA

Lieus Sungkharisma
Adian Radiatus
Chia Yie Noch / H. Thomas
Martin
Ria Marlina
Anno Yap

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...