Selama ini diam saja, Dr Zakir Naik akhirnya angkat bicara soal Virus Corona

4854

Repelita.com : Dr. Zakir Naik, da’i internasional dan pakar perbandingan agama akhirnya angkat bicara tentang virus corona yang telah menjadi isu global selama lebih dari 3 bulan ini. Dalam video yang dirilis di kanal Youtubenya, Dr Zakir Naik mengungkapkan alasan mengapa dirinya selama ini diam saja di saat semua orang ramai membicarakan tentang virus corona (Covid-19).

“Saya menerima banyak pertanyaan di media sosial, terutama Facebook mengapa Dr Zakir diam saja tentang virus corona, ini sudah lebih beberapa bulan, lebih dari 3 bulan sejak isunya ada. Tapi mengapa Dr Zakir Naik diam saja,” ungkap Dr Zakir Naik, memulai pembicaraannya.

“Saya memiliki dua alasan mengapa saya diam dan saya akan bersuara sekarang. Pertama: kasus ini telah menjadi isu global, terlebih di media sosial. Anda bisa menemukan banyak informasi yang sebagian besar darinya bisa saja itu palsu atau hoax,” ujar Dr Zakir Naik.

Dr Zakir menungkapkan bahwa saat ini setiap detiknya, entah itu Muslim atau Non-Muslim berbicara tentang virus corona, dan karena banyaknya berita palsu di media sosial tentang virus corona, hal ini lebih menimbulkan kemudharatan daripada kebaikan. “Sehingga saya tidak ingin menambahnya,” ungkap Dr Zakir Naik.

Dr Zakir mengemukakan beberapa contoh. Di bulan Januari 2020, ada video klip yang dibuat sebagian orang yang menampilkan orang-orang yang terinfeksi Covid-19 di China berperilaku seperti anjing atau hewan. “Saya adalah dokter, saya tahu bahwa ini tidak benar, karena Covid-19 tidak menyerang otak tetapi menyerang sistem pernapasan. Jadi ini adalah video palsu yang dikait-kaitkan dengan Covid-19,” kata Dr Zakir Naik.

Ada orang yang memberikan penanganan untuk virus corona dengan cara mengkonsumsi bawang, dan dia memberikan penjelasan dasar secara detail bagaimana cara memotongnya, bagaimana cara mengkonsumsinya, dan dia berkata dalam 20 menit virus corona akan terbunuh di dalam tubuh dan hasil tes akan menunjukkan negatif. “Semua ini adalah omong kosong, dan hanya akan menimbulkan keburukan daripada kebaikan,” ucap Dr Zakir.

“Saya akan memberikan satu contoh lagi. Ada orang yang mencoba menggunakan logikanya dan dia menunjukkan di videonya bahwa di botol “Dettol” disebutkan bahwa dapat membunuh virus corona. Dia berkata: “Lihatlah, ini dibuat di 2019, itu artinya Dettol yang dibuat di Inggris, mereka sudah tahu bahwa virus corona akan tersebar di 2020, ini berarti segalanya sudah direncanakan,” ungkap Dr Zakir Naik sambil tersenyum miris menjelaskannya.

“Ini sungguh omong kosong, orang itu bodoh, dia tidak punya pengetahuan tentang virus corona karena virus corona sudah ditemukan sejak 1930. Dan apa yang kita temukan hari ini adalah Covid-19, salah satu jenis baru dari virus corona,” kata Dr Zakir Naik.

Dr Zakir Naik mengingatkan untuk berhati-hati berbicara tentang Covid-19 dan pemberitaannya tanpa mengecek kebenarannya. “Saya terkejut, benar-benar terkejut bahwa ada da’i, di antara mereka ada yang terkenal, sebagian dari mereka pernah menjadi murid saya, berbicara tentang penanganan virus corona dan memberikan solusi bagaimana cara mengobati Covid-19 yang sama sekali bukan bidang mereka,” ungkap Dr Zakir Naik.

“Jika Anda membahas aspek medis yang bukan bidang anda, entah itu benar atau salah. Anda hanya akan membuat kerusakan. Karena saat ini hanya sedikit orang di dunia ini yang mengerti tentang Covid-19 secara detail. Bahkan saya yang seorang dokter medis, saya tidak memiliki kapasitas untuk berbicara tentang Covid-19,” Dr Zakir Naik

“Hanya untuk sebagian kecil orang, seperti : virologis, ahli imunologis, mereka yang ahli dalam epidemiologi, yang ahli dalam virus, merekalah yang berkualifikasi membahas ini. Jadi mana mungkin seorang da’i yang hanya bermodalkan berita berbicara tentang Covid-19. Ini bukanlah bidang kita. Itulah salah satu alasan kenapa saya tidak berbicara tentang Covid-19,” ungkap Dr Zakir Naik.

Simak selengkapnya di video berikut ini :

Sumber : Channel Youtube resmi Dr Zakir Naik | Redaktur : Hermanto Deli

Comments

comments

Loading...