Sebut Luhut Gagal dalam Menangani Pandemi Covid-19, Rocky Gerung: Memang Gak Ada Jalan Keluar

190

Penanganan Covid-19 yang diambil alih oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan”>Luhut Binsar Pandjaitan dinilai gagal oleh pengamat politik Rocky Gerung.

Menurutnya, pernyataan Luhut sebelumnya yang meminta maaf kepada publik karena belum bisa menangani Covid-19 merupakan representasi bahwa ia gagal dan keliru.

Rocky Gerung juga mengatakan bahwasanya Luhut sudah mengerti jika memang tidak ada jalan keluar untuk masalah pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini.

Saya mengerti statement pak Luhut karena dia yang sebetulnya tau yang menggelisahkan dirinya dan dia mengerti bahwa memang gak ada jalan keluar,” ungkapnya dikutip Isu Bogor dari kanal YouTube Rocky Gerung, Selasa, 20 Juli 2021.

“Jadi kan terakhir kemaren dia udah angkat tangan sebetulnya saya gagal, saya keliru,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai jika Luhut konsisten, dalam artian Menko Marves tersebut ketika nampak sudah gagal mulai menerangkan alasan mengapa kegagalan itu bisa terjadi.

 

“Saya kira pak Luhut konsisten, dia bilang gagal, keliru, dia mulai terangkan mengapa akan gagal,” tutur dia.

Sehingga saat ini, lanjut Rocky Gerung, publik lebih percaya kepada Luhut dibandingkan dengan Presiden Jokowi.

Hal ini bisa terjadi lantaran Jokowi selalu mengatakan semuanya aman terkendali, sedangkan Luhut sudah menyatakan bahwa keadaan tidak sedang baik-baik saja.

 

“Jadi presiden itu betul-betul gak well inform tentang keadaan. Sekarang orang percaya pada pak Luhut,” ujar pengamat politik tersebut.

“Dulu orang gak percaya pak Luhut karena seolah-olah bisa diatasi tapi begitu pak Luhut bilang ya memang gak bisa diatasi dan orang berpaling,” lanjutnya.

Rocky Gerung juga menyebut bahwa Luhut adalah koordinator pesimisme publik. Sebab, ia menilai Menko Marves tersebut sebetulnya tengah memimpin kecemasan masyarakat Indonesia saat ini.

 

“Jadi biarkan pak Luhut yang memimpin kecemasan publik. Dulu pak Luhut memimpin optimisme publik, sekarang dia memimpin pesimisme publik,” tutur Rocky Gerung.

“Memang faktual, jadi ada koordinator pesimisme sekarang,” tandasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here