Sebar Video Server KPU Disetting Menangkan Jokowi, IRT di Lampung Ditangkap

199
Tangkapan layar video konsultan IT sebut server KPU disetting 01 menang 57 persen.

JAKARTA – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Lampung, berinisial RD dibekuk polisi karena dianggap sebagai penyebar video server KPU disetting untuk memenangkan pasangan Joko Widodo – Maruf Amin.

Selain RD, polisi juga mengamankan EW. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Satu ditangkap di Ciracas (EW) pada hari Sabtu dini hari. Kemudian satu lagi tersangka ditangkap di Lampung, seorang IRT (RD). Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan dititipkan di Polda Lampung,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Dedi menjelaskan, keduanya merupakan kreator sekaligus buzzer. Dalam menyebarkan video dan kontennya, EW menggunakan koneksi situs internet. EW juga tercatat memiliki banyak followers pada akun Twitternya.

“Nge-link juga di media berita Babe (baca berita). Yang bersangkutan juga memiliki followers cukup banyak di Twitter. Untuk yang RD dia juga menggunakan akun Facebooknya, sama juga sebagai buzzer,” jelas Dedi.

Kedua tersangka diyakini sengaja memviralkan video tersebut. Selain itu, mereka juga menambahkan narasi yang menyudutkan KPU.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa akun media sosial mereka, ponsel dan simcard telepon.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber, Dani Kustoni menuturkan, pelaku dijerat Pasal 14 ayat 1 UU No 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

(rmol/fat/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here