Sebanyak 2.218 Pelanggaran Terjadi Jelang Pilpres, Apa Saja?

349

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan telah menerima temuan 2.218 pelanggaran Pemilu, jelang Pilpres 2019 yang tak lama lagi akan digelar. Adapun dari jumlah tersebut, terbagi menjadi beberapa kasus pelanggaran.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, pihaknya telah menjalankan tugas, hingga pada penindakan dan pencegahan yang ditangani Bawaslu selama ini. “Sudah.. sudah kami jalankan semua tugas, sampai pada pencegahan dan penanganan yang kami lakukan, ujarnya, di Jakarta, kemarin, di sela-sela diskusi di Jakarta.

Sebagai informasi, jumlah pelanggaran yang ada, yakni laporan dari masyarakat sebanyak 531 pelanggaran. Dari jumlah itu, pelanggaran tindak pidana mencapai 437 dan pelanggaran administrasi mencapai 1.789. “Itu yang ditangani kami di Bawaslu,” sambungnya singkat.

Sementara itu, Direktur IPI Karyono Wibowo mengatakan, pemilu yang demokratis, jujur dan adil yang diharapkan seluruh rakyat jauh panggang dari api. Sebab, kata dia, atmosfir politik menjelang Pemilu Serentak 2019 masih diwarnai berbagai persoalan yang bisa mengancam masa depan demokrasi.

“Hal itu dapat dilihat dari maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA masih menjejali ruang publik sejak awal kampanye hingga saat ini,” ujarnya singkat. (Leoman) indonesiakita

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...