Saran Said Didu ke Jokowi: Mari Kita Fokus Tingkatkan Daya Beli dengan Cara Isi Dompet Rakyat

347
Said Didu

Mantan Pejabat BUMN, Said Didu memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo terkait pemberitaan mengenai pemberian uang sebesar Rp2,4 juta kepada 12 juta UMKM.

Lewat cuitan di akun Twitter-nya @msaid_didu, ia mengatakan saat ini pemerintah perlu berfokus pada meningkatkan Daya Beli masyarakat dengan mengubah bantuan menjadi Uang Tunai.

Bapak Presiden yth, saran saya mari kita fokus tingkatkan Daya Beli rakyat dg cara ISI DOMPET RAKYAT dg ubah bantuan jadi Uang Tunai, program padat karya dll, serta turunkan BBM, listrik, BPJS, biaya sekolah dll,” ucap Said Didu sebagaimana dikutip Akurat.co, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Ia mengatakan jika Daya Beli masyarakat naik, maka akan berdampak pada UMKM itu sendiri.

Jika Daya Beli naik maka rakyat bisa beli produk UMKM,” ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo memberikan bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta kepada sekitar 12 juta pelaku usaha kecil dan mikro di seluruh Tanah Air untuk mengatasi dampak dari pandemi COVID-19.

Pemberian bantuan modal kerja tersebut ditandai dengan Presiden mengundang beberapa pelaku usaha kecil dan mikro ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (15/7/2020) untuk menerima secara langsung bantuan modal kerja.

“Saya rasa ini nanti agar digunakan untuk tambahan modal kerja dan ini memang mau kita bagikan ke 12 juta pedagang kecil yang ada di seluruh Tanah Air dan Bapak/Ibu sangat beruntung termasuk yang pertama mendapatkan,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan melalui YouTube.

Presiden Jokowi mengatakan akibat pandemi COVID-19, sejumlah pelaku usaha kecil dan mikro merasakan penurunan pendapatan atau omzet secara drastis, bahkan hingga 50 persen. []

Sumber Berita / Artikel Asli : Akurat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...