Sandiaga Uno Diduga Kena Santet, Harus Diruqyah

891

JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menjadi sorotan publik sejak Rabu, 17 April 2019 lalu.

Ia jadi objek perbincangan warganet lantaran tidak hadir mendampingi Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu sore.

Kabarnya, Sandiaga Uno diusir Prabowo karena menolak mendaklarasikan kemenangan. Namun kabar itu ditepis oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

BPN menyebut kabar Sandiaga Uno diusir Prabowo tidak benar alias hoax. BPN menyatakan Sandi tidak mendampingi Prabowo karena sakit.

Untuk menepis kabar itu, Prabowo mendatangi Sandiaga Uno yang sedang dirawat. Ia membawa serta kucing kesayangannya.

Esok harinya, Kamis, 18 April 2019, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangan. Kali ini, Prabowo didampingi Sandiaga Uno.

Lagi-lagi Sandiaga Uno menjadi pusat perhatian lantaranya dia terlihat tidak bersemangat. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tampak melamun saat Prabowo mendeklarasikan kemenangan.

Sandi juga terlihat kurus. Roman wajahnya tidak terlihat seperti biasanya. Di bibirnya terdapat luka seperti sariwan. Sementara urat pipinya tampak lebih menonjol.

Penampakan luka itu pun memunculkan spekulasi. Bahkan, ada yang menyebut Sandiaga ditabok Prabowo hingga terluka.

Namun lagi-lagi kabar tersebut ditepis oleh BPN. BPN menyebut isu Sandi ditabok Prabowo tidak benar alias hoax.

“Tidak tidak benar ada isu Pak Prabowo memukul Bang Sandi. Prabowo itu happy banget di Kertanegara. Apalagi pas mau pulang dari Kertanegara pas 17 April itu, dia senang banget,” kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, Sabtu (20/4).

Selain itu, beredar pula kabar bahwa Sandiaga Uno disantet, sehingga dia terlihat seperti orang linglung.

Seorang pria yang mengaku sebagai praktisi ruqyah, Irkham Fahmi mengatakan, Sandiaga Uno diduga terkena sihir.

“Sebagai praktisi rukyah, saya melihat ada sesuatu yg aneh dengan wajah beliau. Sepertinya ada sihir yg diarahkan kpd nya,” kata Irkham Fahmi.

“Mohon orang2 yg dekat beliau agar menyarankannya untuk segera dirukyah. Syukron,” tambahnya.

Irkham Fahmi

Meski diterpa kabar tak sedap, Sandiaga tetap santai. Ia tak mau menanggapi kabar miring yang menimpanya sejak 17 April 2019.

Sandiaga mengatakan, dia jatuh sakit lantaran kecapekan setelah delapan bulan keliling Indonesia menyapa warga.

Sandi lantas mengunggah foto-foto pemeriksaan kesehatannya di akun Twitter pribadinya, @sandiuno.

“Baru saja saya menjalani cek kesehatan oleh dengan Kartariadi Gandadinata, dan hasilnya saya masih harus istirahat dan disarankan untuk cek darah esok hari,” cuit Sandi, Jumat (19/4).

“Selamat berakhir pekan untuk semuanya. Sampaikan salam saya untuk keluarga dan kerabat. Tetap semangat!,” tambahnya.

Ia meminta kepada para pendukungnya untuk tetap semangat mengawal C1 di seluruh Indonesia.

“Selamat malam untuk seluruh masyarakat Indonesia. Semangat selalu, kawal terus formulir C1. Kita pastikan keadilan hadir di negeri ini. Terima kasih atas doa, dukungan, dan perjuangan yang telah diberikan untuk kami,” katanya.

Har ini, Sabtu 20 April 2019, Sandi kembali menyatakan bahwa kondisi tubuhnya tidak bisa lagi diajak kompromi akibat kurang istirahat selama delapan bulan.

“Saya ingin berterima kasih sebesar2nya utk seluruh masyarakat yang telah mendoakan & memberikan dukungan. Jangan patah semangat, kita terus berjuang menegakkan keadilan,” tandas Sandi.

(one/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...