Sandiaga Sebut Prabowo Paling Pantas Bantu Jokowi

148

Jakarta — Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut Ketua Umum Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo pantas menerima posisi menteri, jika ditawari bergabung dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Sandi merasa tak pantas jika namanya disodorkan sebagai menteri pemerintahan Jokowi dari Partai Gerindra. Sandi berdalih dirinya bukan kader senior di partai berlambang Garuda itu, karena baru bergabung kembali setelah keluar jelang Pilpres.

“Kader terbaik pertama ya, Pak Prabowo. Dia penggagas itu saya siap membantu, Pak Prabowo paling pantas saya rasa. Dan ada kader Gerindra lain Edhy Prabowo yang lebih senior,” kata Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

“Saya baru masuk lagi kemarin,” ujarnya.

Sandi membantah pernah ditawari kursi menteri meskipun dia kembali sebagai kader Gerindra di waktu yang berdekatan dengan pelantikan Joko Widodo.

Mantan calon wakil presiden pada pilpres lalu itu menyatakan akan mendukung semua sikap politik Prabowo.

“Enggak ditawari. Saya justru enggak pernah ada pembicaraan mendetail seperti itu sama Pak Prabowo, saya sampaikan bahwa keputusan apapun yang bapak akan ambil, saya akan mendukung,” kata Sandi.

Prabowo Siap Bantu

Gerindra mempersilakan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 untuk menyikapi kesiapan Prabowo Subianto membantu pemerintahan mendatang.

Sandiaga Sebut Prabowo dan Edhy Prabowo Pantas Bantu JokowiKetua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan partainya tidak dalam posisi meminta, menawarkan, ikut campur, atau mengintervensi Jokowi terkait jabatan di pemerintahan mendatang.

“Sikap Gerindra siap membantu. Sebagaimana Prabowo sampaikan, apabila pemerintah memerlukan, negara memerlukan (maka) Prabowo siap membantu. Selebihnya, silakan pemerintah dalam hal ini Presiden menyikapinya,” kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dia menyatakan Gerindra tidak akan mencampuri keputusan Jokowi terkait partai politik mana yang akan diajak bergabung dalam pemerintahan.

Gerindra yakin Jokowi telah mengalkulasi dan memahami jumlah partai politik yang dibutuhkan untuk mendukung pemerintahan mendatang.

“Yang punya hitung-hitungan berapa idealnya partai yang ada di kabinet dan berapa idealnya yang pendukung di parlemen, saya kira Presiden sudah sangat paham dan mengerti,” kata Riza.

Prabowo telah menyampaikan sikap politiknya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang akan dimulai 20 Oktober mendatang. Sikap politiknya itu dia sampaikan di hadapan 4000-an kader Partai Gerindra yang hadir dalam Rapimnas dan Apel Kader di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut ada tiga sikap politik utama yang disampaikan Prabowo kepada para kader Gerindra itu., CNN Indonesia

Comments

comments

Loading...