Sandi: Saya yang minta bertemu Pak Luhut bahas reklamasi, atas usul Pak Prabowo

315
Luhut menantang penolak reklamasi adu data dan kajian.

 Pemerintah pusat secara resmi telah mencabut moratorium reklamasi Teluk Jakarta. Maka, secara otomatis reklamasi bisa dilanjutkan. Saat ini warga menanti janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan danSandiaga Uno untuk tetap menolak reklamasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklarifikasi terkait dipanggil dirinya oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan itu tidak benar. Menurut pengakuannya, dirinya yang meminta waktu Menko Luhut untuk bertemu membahas reklamasi.

“Saya yang justru meminta waktu (bertemu) Pak Luhut. Saya atas usul Pak Prabowo, saya menghadap Pak Luhut sebelum dilantik dan sudah ditindaklanjuti, ada meeting lanjutan, ada rapat lanjutan,” kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/10).

Sementara itu, dia merasa cukup gerah saat dicecar oleh awak media dengan pertanyaan terkait komitmen menolak reklamasi. Dia berharap untuk bersabar dan tak ada yang menjadi ‘kompor’ terkait janjinya dan Anies menolak reklamasi tersebut.

“Jadi jangan terlalu dikompor-komporin, temen-temen dari media. Sabar dulu, semua sabar,” ujarnya.

Dia akan memastikan kebijakan yang dikeluarkan Pemprov tidak tergesa-gesa karena keputusan yang akan diambil untuk kepentingan warga Jakarta untuk memberikan kesejahteraan warga Jakarta.

“Sehingga kebijakan yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat ini bisa kita hadirkan untuk memastikan warga Jakarta yang adil dan makmur,” ujarnya.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan kembali menegaskan sikap pemerintah pusat untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Luhut menegaskan, Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 yang dikeluarkan Kamis (5/10) secara tegas mencabut kebijakan moratorium (penghentian sementara) proyek tersebut.

Luhut mengatakan, pencabutan moratorium proyek reklamasi merupakan permintaan Gubernur DKI. Namun dia tidak menyebutkan Gubernur DKI yang dimaksud.

“Dari kami sudah selesai tidak ada alasan untuk tidak diteruskan karena kajian-kajian teknisnya semua sudah dilakukan dan saya sebagai Menko Maritim sudah mencabut aturan yang dikeluarkan oleh pendahulu saya tanggal 5 Oktober kemarin. Itu permintaan dari gubernur DKI juga,” ujar Luhut di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (18/10).

Luhut tak mau ambil pusing meski banyak pihak mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menghentikan proyek reklamasi. Apalagi itu merupakan janji kampanye mereka.

“Ini lah ngapain kalian itu bikin tubruk-tubruk gini. Kita lihat saja nanti gimana. Enggak ada bertolak belakang,” tegasnya. [rzk] merdeka


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here