Sambil Tunjuk-tunjuk, Andi Arief Tantang Mahfud MD hingga Karni Ilyas Temui Dirinya: Ke Sini Dong

130
Wasekjen Demokrat Andi Arief

Mantan politisi Partai Demokrat, Andi Arief menantang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) hingga presiden program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas.

Hal ini diungkapkan Andi Arief melalui Twitter miliknya, @AndiArief__, Selasa (12/3/2019).

Andi Arief mengunggah video dirinya yang berada di tengah pembibitan sayuran.

Mulanya, Andi menjelaskan terkait keberadaan dirinya tersebut.

“Lokasi ini tempat kawan saya di dekat tempat saya yang satu kilometer,” ujar Andi sambil menerangkan kondisi pembibitan tersebut.

“Ini ya sudah berhasil dia baru setahun juga, lihat seledri ya, dan selada yang mulai bertumbuh kembang.”

“Penyemaian ada di sana,” tambah Andi menunjukkan bagian lain dari pembibitan tersebut.

“Mekanikanya ada hidroponik dari mulai tiga lembar daun dan terus berkembang.”

“Sekarang sudah bisa panen, empat kali seminggu bahkan dan pasarnya sudah ada, yang paling penting adalah saya akan kumpulkan yang luas di puncak ini untuk sama-sama mengorganisir diri, petani, pekebun baik yang tidak menggunakan teknologi dan di alam langsung harus mengorganisir dirinya.”

“Hanya organisasi yang bisa memperjuangkannya, pemerintah bisa saja berhadap-hadapan dengan ini, tapi kalau organisasi bisa memperjuangkannya. Itulah yang akan saya coba untuk tularkan pada masyarakat di sini.”

Setelah usai menerangkan soal pembibitan itu.

Andi lalu menunjuk-nunjuk ke arah kamera yang merekamnya.

Ia menantang Mahfud hingga Karni Ilyas untuk menemui dirinya di area tersebut.

“Ya Pak Mahfud, Karni Ilyas, pemilik Tempo ke sini dong, jangan hanya bisa mengadili orang saja, oke?,” kata Andi.

Diketahui, tantangan Andi Arief pada Mahfud MD dan Karni Ilyas tersebut bermula saat Andi tersandung masalah narkoba, Senin (4/3/2019) lalu.

Penangkapan Andi itu lalu dijadikan topik di ILC pada Selasa (5/3/2019) dengan tema ‘Andi Arief Terjerat Narkoba, Pukulan bagi Kubu 02?’.

Dalam topik itu, Mahfud MD turut diundang menjadi narasumber.

Pada kesempatan tersebut, Mahfud MD mengatakan dirinya sempat terlibat perdebatan dengan Andi Arief dan sempat memberikan sindiran untuk Andi Arief di Twitter.

“Saya mulai cerita Andi Arief dulu. Pada tanggal 10 Februari apa 10 Januari, saya membuat cuitan begini ‘hai anak milenial hati-hati Anda dengan narkoba karena narkoba itu menghilangkan akal sehat dan membunuh masa depan Anda serta membunuh kemanusiaan Anda’,” kata Mahfud MD.

“Terus terang itu saya berikan pada Andi Arief pada waktu itu. Jadi tanggal 10 bulan satu, saya katakan itu pada Andi Arief tapi saya tidak nyebut Andi Arief, saya adressat-nya berikan ke milenial.”

Waktu itu, Mahfud MD menilai bahwa Andi Arief memiliki pikiran yang kacau.

Ia juga sempat diwanti-wanti seseorang agar berhati-hati pada Andi Arief.

Jika waktu itu Mahfud MD tak langsung menyebut nama Andi Arief lantaran tak punya bukti bahwa Andi Arief menggunakan narkoba, kini ia berani mengatakannya.

“Karena dalam pikiran saya pada waktu itu Andi Arief ini pikirannya kacau nih,” ujar Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

“Saya diberi tahu orang karena saya berdebat lewat Twitter, lalu ada yang memberi tahu, ‘Pak hati-hati itu anak sakau’ katanya. Itu twitnya begitu. Tetapi, kan saya tidak bisa menulis Andi Arief sakau, saya bisa dituntut ke pengadilan. Tapi karena sekarang sudah benar tertangkap, saya katakan sekarang,” katanya.

Sementara Karni Ilyas, sebagai pembawa acara itu dianggap Andi Arief menyudutkan dirinya.

“Saya tahu bang @karniilyas salah satu yang terlibat menghabisi saya dengan mengutus reporter TV One ke bareskrim dir 4 senin pk10.00 WiB untuk kemudian menyebarkan sesuka hati foto-foto yang benar2 menyudutkan saya.

Saya bukan tersangka bang Karni.

Anda wartawan senior tapi abai,” tulis Andi Arief melalui akun Twitternya, @AndiArief__, Minggu (10/3/2019).

Kemudian Andi Arief mengaitkan dengan penyebaran foto yang menurutnya telah merugikan dirinya.

“Polisi sudah bekerja profesional, tidak ada barang yang disita dari saya hingga sampai mabes polri, hanya uang dua puluh ribu yg disita.

Sekali lagi bagaimana mungkin bang @karniilyas sembrono dan menyebar foto yang sudah merugikan saya.

Saya tamu di kamar itu,” kata Andi Arief.

Terkait hal itu, lantas Andi Arief meminta kepada Karni Ilyas dan TV One untuk meminta maaf kepada dirinya.

“Saya berharap bang @karniilyas dan TV one yang sudah menjadi algojo dalam menghabisi saya meminta maaf, sekali lagi saya hanya terperiksa seperti yang dikemukakan ka bareskrim,” papar Andi Arief.

Kicauan Andi Arief, Minggu (10/3/2019). (Capture/Twitter/@AndiArief__)

Kicauan itu lantas ditanggapi oleh Karni Ilyas.

Karni Ilyas mengatakan bahwa pernyataan Andi Arief itu keliru.

“Maaf Andi Arief, Anda keliru, di TV One bukan saya yg menggerakan reporter, tapi kordinator peliputan.

Di atas korlip ada manager dan general manejer baru wapemred.

Perisitiwa yg menimpa Anda saya baru tahu Senin sekitar pkl 14.00.

Sebab Senin itu saya tidur subuh dan bangun siang,” balas Karni Ilyas, Minggu (10/3/2019).

Balasan Karni Ilyas tanggapi kicauan Andi Arief, Minggu (10/3/2019). (Capture/Twitter/@karniilyas)

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.