Saat Sesi Istirahat Sidang Sengketa Pilpres, BW Usir Tim Hukum KPU

418
Ketua tim kuasa hukum BPN, Bambang Widjojanto menghadiri sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6 Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

JAKARTA – Ketua tim kuasa hukum paslon 02 Bambang Widjojanto kedapatan mengusir halus sejumlah anggota tim kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum di area luar ruang sidang Mahkamah Konstitusi, Rabu (19/6).

BW sapaan akrab Bambang Widjojanto menganggap dua anggota tim kuasa hukum KPU melakukan tindakan melewati etika.

Kejadian itu bermula saat BW keluar dari area ruang sidang sengketa hasil Pilpres 2019. Kebetulan, sesi persidangan sengketa hasil Pilpres juga memasuki jeda.

Setelah itu, BW berinisiatif menemui tim kuasa hukum paslon 02 yang tengah memasukkan sejumlah bukti untuk sengketa hasil Pilpres. BW lantas menuju lantai dasar tempat kepaniteraan MK.

Sesampainya di area kepaniteraan, BW justru memergoki dua orang tak dikenal yang mengenakan jas hitam, sedang sibuk mendokumentasikan bukti milik tim kuasa hukum paslon 02. BW langsung bertanya izin milik kedua orang itu, untuk mendokumentasikan bukti.

“Foto-foto begini sudah dapat izin belum?” tanya BW kepada dua orang tersebut.

Singkat cerita, terjadi percakapan di antara BW dengan dua orang berjas hitam dan pegawai MK. Dari percakapan itu, kedua orang tersebut diketahui merupakan bagian dari tim hukum KPU.


Bambang Widjojanto mengusir tim kuasa hukum KPU. Foto: Aristo Setiawan/JPNN.com

Mendapatkan kenyataan itu, BW terus memprotes keberadaan dua orang tim hukum. Keduanya terlihat gugup diprotes oleh BW terutama terkait izin pendokumentasian.

Menurut BW, pihak KPU tidak boleh mendokumentasikan bukti milik pemohon. Sejurus kemudian, BW meminta kedua orang tersebut untuk keluar dari area kepaniteraan.

“Please get out, please get out, don’t against the law (tolong keluar, jangan melawan aturan),” ucap BW kepada kedua orang tersebut.

Kedua orang itu pun kemudian meninggalkan area kepaniteraan MK. Mereka tidak banyak menjawab protes yang diungkapkan BW. (mg10/jpnn)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here