RUU HIP Itu Seperti Memukul Sarang Lebah, Ya Kena Sengat

337
Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing

JAKARTA – Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing mengatakan kisruh Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terjadi karena komunikasi yang tidak berjalan dengan baik.

Dosen di Universitas Pelita Harapan bahkan mengistilahkan pemunculan RUU HIP ibarat sedang memukul sarang lebah yang bisa menyengat si pengganggu sarang.

Demikian disampaikan Emrus Sihombing dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2020).

“Seharusnya, madu lebah itu bisa dipanen tanpa memukul sarangnya. Demikian dengan kehadiran RUU HIP, seharusnya disikapi dengan koordinasi dan komunikasi di internal partai dengan baik,” ujarnya.

Menurut Direktur Eksekutif EmrusCorner ini, setelah dibahas matang di internal partai, lalu mengundang berbagai organisasi keagamaan untuk berdiskusi secara intensif.

Terutama organisasi keagamaan yang menurut catatan sejarah, memiliki reputasi, perjuangan, komitmen kuat dan loyal terhadap nilai-nilai Pancasila.

Emrus meyakini, ketika koordinasi dan komunikasi asertif dilakukan di internal partai dan dengan organisasi keagamaan, maka hiruk pikuk RUU HIP tidak akan terjadi seperti sekarang ini.

“Jadi, sudah lebih dulu masukan pandangan dan kebersamaan dari semua faksi di internal partai. Dengan demikian, isi RUU HIP ini pasti lebih baik,” pungkas Emrus.

Sumber Berita / Artikel Asli : jpnn/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...