Romy Dianggap Mumpuni Atur Jabatan di Kemenag

81
Said Aqil dan Romi

Jakarta: Tersangka kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama, Muafaq Wirahadi membeberkan motif menyuap mantan Ketua Umum PPP Rommahurmuziy (Romy). Muafaq menyebut Romy punya kewenangan untuk mengatur jabatan.

“Saya punya pikiran, barangkali bahwa Mas Romy Ketua Umum PPP terus Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga dari PPP, Mas Romy juga anggota DPR barangkali bisa membantu,” kata Muafaq di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.

Namun secara pasti Muafaq mengaku tidak tahu Romy bisa membantu. Yang diakuinya yakni pertemuan-pertemuan dengan Romy di beberapa daerah.

Muafaq menyebut beberapa kali bertemu Romy, pertama yakni pada Oktober 2018 di Surabaya. Selanjutnya pada November 2018 dan awal Februari 2019. Di sela pertemuan dengan Rommy, Muafaq juga menemui Staf khusus Menteri Agama, Gugus Joko Waskito.

“Akim, sepupu Romy, menyampaikan bahwa saya harus berkomunikasi dengan Gugus,” kata Muafaq.

Muafaq menyebut Romy punya kewenangan untuk mengatur jabatan.
© M Sholahadhin Azhar Muafaq menyebut Romy punya kewenangan untuk mengatur jabatan.
Adapun saat bertemu Gugus, Muafaq sempat memberikan uang Rp50 juta. Pemberian ini dilakukan pada awal 2018 di Mojokerto, Jawa Timur.

“Saya serahkan uang Rp50 juta, saya ambil dari dalam tas saya, terus saya bungkus uang itu dalam kresek hitam, saya berikan kepada saudara saksi (Gugus) dan saksi menyatakan sama-sama,” kata Muafaq.

Dalam perkara ini, Muafaq didakwa menyuap mantan Ketua Umum PPP Rommahurmuziy (Romy) senilai Rp91,4 juta. Suap terkait dengan pengangkatan jabatannya sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Dalam dakwaan itu, Romy baik secara langsung maupun tidak langsung melakukan intervensi terhadap proses pengangkatan Muafaq.

Muafaq didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. medcom

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here