Rocky Gerung: PPKM Akan Berakhir Kalau Jokowi Hentikan Memicu Kerumunan

319
Rocky Gerung

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti diperpanjangnya kembali kebijakan PPKM sampai 13 September 2021.

Rocky menduga, PPKM akan diperpanjang sampai 2027.

“Ini namanya PPKM ketengan itu, dicicil saja. Padahal bilang saja mau diperpanjang sampai 2027,” ujarnya melalui Youtube Rocky Gerung Official Selasa, 7 September 2021.

“Supaya 2024 ada alasan untuk tidak melakukan Pilkada dan Pemilu tuh,” imbuhnya.

Rocky juga mengatakan, publik tidak tahu dasar apa sehingga PPKM diperpanjang.

 

“Tapi soal PPKM ini, kita gak tahu dasarnya apa, kalau dasarnya data itu internasional bilang data Indonesia itu mesti dikali lima,” tuturnya.

Bagi ahli filsuf ini, publik sebenarna hendak mendengar alasan kenapa PPKM diperpanjang.

“Kita mau denger kasusnya di mana yang bisa menyebabkan PPKM dan dalam soal apa. Apakah PPKM itu diperlukan karena kasus bertambah atau karena kelalaian pemerintah sendiri,” katanya.

“Jadi kita mau dengar dulu sebetulnya alasannya apa, kenapa diperpanjang,” tegasnya.

Agar di publik tahu apa yang perlu diperbaiki, namun pemerintah sendiri tidak menyebutkan.

“Supaya di kepala kita, kita tahu apa yang perlu diperbaiki, kan kita gak pernah, pemerintah sebutkan kan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Rocky menyimpulkan PPKM diperpanjang karena presiden kerap kali memicu kerumunan.

“Kalau PPKM itu diperpanjang, saya bisa ambil kesimpulan karena presiden ada di kerumunan terus dan hadirnya presiden memperpanjang penularan,” terangnya.

Sehingga, agar PPKM tidak diperpanjang, Jokowi harus berhenti melakukan tindakan seperti itu.

“Ini supaya PPKM tidak lagi diperpanjang presiden jangan ngumpulin masa tuh,” bebernya lagi.

Di akhir narasinya, Rocky mengatakan, kebijakan harus jelas.

“Jadi di dalam kebijakan publik mesti jelas. Kita gak bisa dijadikan kambing,” pungkasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here