Ritel Modern Bludak, Jokowi-JK Sukses Membunuh PKL dan UMKM

1269

Gile, retil modern Membludak dibangun diseluruh Indonesia, Kebijakan Perlonggar Ijin Ritel Modern Rezim Jokowi-JK Segera Matikan PKL dan Ekonomi Rakyat

“Pasca kebijakan deregulasi perlonggar ijin ritel modern rezim Jokowi-JK adalah sama sekali sesuai dengan analisis dan proyeksi APKLI, yaitu pembangunan ritel modern membludak diseluruh Indonesia seperti Alfamart, Smensen, Indomart, Circle K, Sevel, K 24, Lawson dan lainnya. Dan tak lama lagi dipastikan ritel modern BANJIRI perkotaaan hingga pelosok pedesaan diseluruh tanah air. PKL dan UMKM segera gulung tikar akibatkan puluhan hingga ratusan juta rakyat Indonesia kehilangan ekonomi dan mata pencarian mereka. Malang benar nasib rakyat Indonesia dijajah dinegeri sendiri, makin sengsara dan miskin hidup di negara yang sangat kaya raya. Sungguh sangat Ironis dan paradoks. Inikah keinginan rezim Jokowi-JK yang sesungguhnya, menindas dan menjajah rakyatnya sendiri dipersembahkan kepada kepada neokolonialisme asing?

APKLI bersama PKL dan elemen kekuatan babgsa Indonesia takkan gentar, takkan mundur sejengkalpun melawan dan menghadang ritel modern (kongsi kapitalis multinasional – neokolonialisme asing) untuk melindungi dan meyelamatkan PKL, ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, dan kedaulatan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tak ada kata lain kecuali Lawan MEREKA Apapun Resikonya!!! Oleh karena itu, APKLI terus menerus melakukan percepatan pelaksanaan Maklumat Ketua Umum DPP APKLI beserta Para Ketua Umum Organisasi Pemuda dan Mahasiswa, dan Pimpinan Kekuatan Elemen Bangsa Indonesia, Maklumat 30 September 2015 Menolak dan Melawan Penjajahan Ekonomi Rakyat Deregulasi Perlonggar Ijin Ritel Modern Rezim Jokowi-JK yang ditanda tangani didepan Istana Negara RI Jakarta tanggal 30 September 2015. Bagi APKLI, hal tersebut bagian dari tekad bulad hamukti palapa dan diperkuat dengan perintah Keputusan Rapimnas III APKLI di Mataram NTB tangggal 18 – 20 Desember 2015.

“Warisan budaya dan ekonomi leluhur bangsa Indonesia tidak boleh direnggut dijajah oleh siapapun. PKL, Pasar Tradisional bagian tak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan jasanya sangat besar di era prakemerdekaan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Indonesia merdeka bukanlah hadiah atau belas kasihan bangsa asing, bangsa penjajah melainkan rahmat Allah atas cucuran darah dan nyawa puluhan juta leluhur bangsa Indonesia. Asing siapapun juga silahkan datang ke Indonesia namun sebatas Pathner Ekomomi, lebih dari itu – menjajah ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, maka harus dilawan diusir apapun resikonya”.

Revolusi Kaki Lima Indonesia dengan meningkatan efektifitas dan akselerasi perang gerilya PKL disemua kawasan ekonomi strategis menjadi kekuatan utama dalam melindungi dan menyelamatkan PKL, ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, serta merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa yang dicengkram bangsa asing. Bagi APKLI hal tersebut harga mati!

Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas. Semakin putih tulangku, semakin memerah darahku, semakin tegap dada garudaku, semakin kuat sayap garudaku melawan dan menghadap penjajahan PKL, ekonomi rakyat dan kedaulatan bangsa Indonesia. Apapun resikonya bangsa penjajah atau bangsa asing yang menjajah harus diusir dari bumi Indonesia. (Rkef)

dr. Ali Mahsun, M. Biomed
Ketua Umum DPP APKLI


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here