Rencana Demo ‘Jokowi End Game’ Bikin Kapolda Fadil Imran Gerah, Pengemudi Ojol: Itu Hoaks dan Tidak Ada

216
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran

Rencana aksi demo ‘Jokowi End Game’, Sabtu, 24 Juli 2021, membuat gerah aparat kepolisian di wilayah Polda Metro Jaya.

Soalnya rencana tersebut bertepatan dengan masa PPKM Level 4 sebagai antisipasi penyebaran virus varian Delta.

Sehubungan hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran langsung menemui perwakilan sopir ojek online (ojol) di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 23 Juli 2021.

Usai melakukan pertemuan, terungkap ternyata Ojol tidak akan berpartisipasi dalam rencana demo ‘Jokowi End Game’.

Kapolda Metro langsung mengapresiasi sopir ojol yang tak melibatkan diri dalam kegiatan yang akan menimbulkan kerumunan.

“Saya juga apresiasi atas sikap yang lahir dari diri sendiri untuk tidak hadir dan mengikuti setiap kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan apa pun itu. Termasuk ajakan-ajakan untuk membuat aksi yang menimbulkan kerumunan,” katanya.

Menurut Fadil, dengan situasi pandemi COVID-19 yang belum terkendali, kegiatan yang menimbulkan kerumunan akan menambah beban untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Situasi pandemi ini sudah sangat sulit jangan lagi dipersulit dengan hal-hal yang dapat menambah beban karena terpapar pandemi COVID-19. Itu dua hal yang saya apresiasi dan saya bangga dan ketiga para driver ojol Grab ini juga sangat ingin agar Jakarta ini adem Jakarta ini tetap sejuk Jakarta ini tetap damai tetap sehat,” kata dia.

Salah seorang perwakilan Ojol, Allen berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Kapolda Metro Jaya. Ia memastikan jika informasi ojol Grab akan turun ke jalan merupakan kabar yang tidak benar.

 

“Pak Kapolda terima kasih sudah memberikan kesempatan kita sebagai perwakilan dari komunitas terutama di Grab. Untuk di sini kami mewakili ojol yang kemarin sempat naik isunya untuk masalah aksi yang akan turun ke jalan tanggal 24. Kami menyatakan itu hoaks dan tidak ada,” kata dia.

“Dan sekali lagi yang menyebarkan isu tersebut kami minta buat Pak Kapolda diproses hukum dan ditindak karena itu sangat meresahkan dan merugikan kami sebagai ojol,” kata Allen.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here