Refly Harun: Orang Sering Kalap karena Berebut Kekuasaan

203
Refly Harun

Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik Indonesia, Refly Harun menilai orang akan menjadi kalap karena berebut kekuasaan.

Pernyataan ini disampaikan Refly lewat akun Twitternya, @ReflyHZ pada Kamis (27/12/2018).

“Ini semua soal kekuasaan. Orang sering menjadi kalap karena berebut kekuasaan. Padahal, kekuasaan bisa datang dan pergi, tapi bangsa ini harus tetap ada.????,” tulis Refly dikutip AKURAT.CO.

Refly rindu penguasa yang menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk berbenah diri. Dia yakin politik akan menjadi sejuk bila sikap tersebut dianut para penguasa partai politik.

“Dalam politik, saya rindukan penguasa dan pendukungnya mengatakan, “terima kasih atas masukan dan kritik Anda. Itu menjadi bahan masukan bagi kami untuk perbaikan ke depan”. Rasanya adem dan tidak akan banyak debat lagi. Tak ada karya yg sempurna????????,” ujar Refly seraya menautkan emoji senyum.

Refly mengatakan, rakyat Indonesia sudah bisa menilai sikap calon pemimpinnya, termasuk membedakan fitnah dan kritik.

“Kritik itu pasti sesuatu yang berguna. Kalo fitnah, caci maki, dsb, kenapa harus dirisaukan? Mereka yang difitnah dan dicaci tidak akan menjadi buruk, dan mereka yang memfitnah dan mencaci tidak akan terlihat baik. Rakyat tetap akan bisa bedakan emas dan loyang,” katanya.

“Jadi lawan fitnah dengan fitnah? Lawan caci maki dengan caci maki? Atau lawan fitnah dengan caci maki? Atau lawan caci maki dengan fitnah? Rasanya tak menyelesaikan masalah. ????????,” pungkasnya.[] akurat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here