Real Count TKD Jatim: Prabowo Unggul di Daerah Kelahiran SBY

585

Tujuh daerah jadi sorotan Tim Kampanye Daerah atau TKD Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Jawa Timur. Pasalnya, hingga data masuk 80 persen, hasil penghitungan berdasarkan data Form C-1 atau real count internal TKD di tujuh daerah itu mengunggulkan Prabowo-Sandiaga. Salah satunya di Kabupaten Pacitan, daerah kelahiran Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Tujuh daerah itu ialah Kabupaten dan Kota Probolinggo, Bojonegoro, Magetan, Sumenep, Pamekasan, dan Pacitan. Berdasarkan pengamatan VIVA di Posko TKD Jatim Jalan Basuki Rahmat Surabaya, hingga pukul 23.00 WIB, suara Prabowo-Sandi di tujuh daerah itu masih unggul.

Suara Prabowo yang paling signifikan ialah di Kabupaten Pamekasan dan di bawahnya ada Pacitan. Namun, secara keseluruhan, hingga data masuk 80 persen, pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di Jatim dengan perolehan suara 60,5 persen, sementara Prabowo-Sandi 39,5 persen.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna usai mencoblos di TPS 20, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, Rabu, 17 April 2019.
Prabowo Unggul Telak dari Jokowi di TPS Dekat Rumah Presiden PKS
Aksi cukur gundul sejumlah kader PDIP setelah perolehan suara Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul berdasarkan hitung cepat atau quick count di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 17 April 2019.
Jokowi Unggul Versi Hitung Cepat, Kader PDIP Jateng Gundul Massal

“Sekali lagi dari tujuh kabupaten, Probolinggo kabupaten dan kota, kemudian Pacitan, Bojonegoro, Magetan, Sumenep sama Pamekasan, kita masih kurang. Tapi kalau dilihat ada peningkatan dibanding tahun 2014, waktu itu kita kalah di 14 kabupaten,” kata Ketua TKD Jatim Inspektur Jenderal (purn) Machfud Arifin.

Dia mengatakan, hasil real count itu berdasarkan data Form C-1 yang dikantongi tim Jokowi-Ma’ruf dari seluruh Tempat Pemungutan Suara di seluruh daerah di Jatim. “Saya berharap, kalau bisa nanti finalnya 65 (persen) bisalah, 63 (persen) bisa naik ke atas. Ini masih 60 persennya masuk sini,” ujar Machfud. viva

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...