PSI Rela Gak Digaji, Waketum Gerindra: Gombal Itu, Mau Makan dari Mana Keluarganya?

352
Arief Poyuono

JAKARTA – Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany yang mengaku rela tak digaji jika duduk di kursi DPR RI panen cibiran.

Menanggapi wacana yang dilontarkan PSI itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono angkat bicara.

Menurut Arief, apa yang diwacanakan oleh partai baru itu dinilainya sama sekali tidak realistis.

Sebaliknya, sikap partai besutan Grace Natalie itu tidak lain sebatas untuk mencari muka alias carmuk.

Demikian Arief dalam keterang pers tertulisnya, Minggu (9/12/2018).

“Enggak terima gaji mau makan dari mana keluarganya? memang calegnya pada punya usaha dan kerjaan?” heran dia.

Karena itu, Arief menyatakan bahwa masyarakat sama sekali tak membutuhkan janji-janji gombal.

“Enggak perlu lah gombalin masyarakat pakai janji enggak perlu di gaji,” cibirnya.

Anak buah Prabowo Subianto itu meminta agar PSI tidak mengumbar sensasi saja.

Apalagi, partai tersebut juga diprediksinya tidak akan lolos ke Senayan pada Pileg 2019 mendatang.

Karena itu pula, mereka juga tidak peduli dengan konsekuensi yang diucapkannya.

“Ngomong gombal aja tuh. Wong PSI yang pasti saya prediksi kagak bakal lolos ke Senayan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI, Tsamara Amany menilai pemberian gaji anggota DPR harus disandarkan pada prinsip meritokrasi.

Untuk itu dia mendukung wacana anggita dewan tidak digaji. Terlebih jika kinerja yang ditunjukkan buruk.

“Kami juga bersedia tidak digaji jika terbukti berkinerja buruk,” terangnya, Jumat (7/12) lalu.

(dem/rmol/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here