Presiden Baru Brasil Dilantik, Venezuela dan Kuba Tak Diundang

190
Bolsonaro bersama istrinya, Michelle, tiba di parlemen untuk dilantik sebagai Presiden Brasil. (Reuters)

Brasilia – JairBolsonaro resmi dilantik sebagai presiden baru Brasil dalam sebuah upacara kenegaraan di ibu kota Brasilia.

Yang menarik, kebijakan luar negeri Brasil tersirat dalam upacara tersebut. Tamu-tamu yang hadir mencakup Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, serta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo.

Para pemimpin berhaluan kiri dari negara tetangga seperti Venezuela dan Kuba tidak diundang.

Dalam pidatonya, mantan kapten angkatan darat itu secara gamblang menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, Brasil akan “mulai membebaskan diri dari sosialisme”.

Presiden AS, Donald Trump, memuji pidato Bolsonaro seraya berjanji AS akan “bersama” dengannya.

Apa yang dijanjikan Bolsonaro?

“Brasil akan kembali menjadi negara yang bebas dari kekangan ideologi,” cetusnya di hadapan para anggota parlemen di Brasilia.

“Saya akan membagi kekuasaan dengan cara progresif, hati-hati, dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Pria yang kerap dijuluki ‘Donald Trump-nya Brasil’ ini juga berikrar akan membentuk pemerintahan “yang berkomitmen untuk warga Brasil yang menginginkan sekolah-sekolah bagus demi menyiapkan anak-anak mereka ke bursa kerja bukan militansi politik.”

Jair Bolsonaro
Bolsonaro berjanji kepada Benjamin Netanyahu bahwa dirinya akan memindahkan Kedutaan Brasil di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. (EPA)

Bolsonaro turut mendukung militer dan kepolisian. Dia mengatakan, “moto nasional kita adalah ketertiban dan kemajuan. Tidak ada masyarakat yang bisa berkembang tanpa menghormati ini”.

Di bidang ekonomi, dia berjanji “menciptakan siklus kebaikan baru bagi pasar terbuka” dan “menjalankan reformasi struktural penting” guna mengatasi defisit.

Adapun soal kebijakan luar negeri, Bolsonaro telah menyatakan kepada publik bahwa Trump adalah “contoh” baginya dan berjanji akan mengikuti jejak AS dengan memindahkan kedutaan Brasil di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Mengapa sosoknya kontroversial?

Brasil kembali ke pemerintahan demokratis pada 1985, setelah lebih dari 20 tahun berada dalam kekuasaan rezim militer. Beberapa kalangan menilai Bolsonaro adalah ancaman bagi demokrasi Brasil.

Gaya bicara Bolsonaro yang blak-blakan dan sikapnya yang membela aturan hukum, mampu menarik simpati banyak kalangan yang menyalahkan kaum kiri atas terjadinya korupsi dan krisis ekonomi.

Pada 2011, dia berkata kepada majalah Playboy bahwa dia bakal “tidak mampu mencintai putranya jika gay” dan dia lebih suka melihat putranya “tewas dalam kecelakaan”.

Pada 2015, dia dikenai sanksi denda lantaran berkata dalam sebuah wawancara dengan surat kabar bahwa anggota Kongres, Maria do Rosario, “tidak pantas diperkosa karena dia sangat jelek”.

Jair Bolsonaro
Bolsonaro meilih sejumlah mantan perwira militer untuk menjabat menteri. (AFP)

Terpilihnya Bolsonaro menciptakan kontroversi di kalangan rakyat Brasil.

Ada yang memandangnya sebagai sosok tepat untuk mengembalikan Brasil ke jalur yang benar setelah dilanda skandal korupsi besar-besaran. Ada pula yang khawatir bahwa dia akan memimpin Brasil ke jalur otoriterianisme. DETIK

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here