Prabowo Subianto: Tidak Cinta Rakyat Berbahaya bagi Negara

278
Prabowo Subianto

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meresmikan RS Tingkat IV Akademi Militer (Akmil) Soebianto Djojohadikoesoemo yang dibangun di wilayah kampus Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Dalam peresmian dilakukan penandatanganan prasasti dan disaksikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa serta jajaran Akmil.

Setelah itu, Menhan dan KSAD melakukan kunjungan ke SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam kunjungan kali ini, Menhan memberikan pembekalan kepada para pendidik di SMA Taruna Nusantara.

Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap sekolah yang didirikan oleh Menteri Pertahanan saat dipimpin Jenderal TNI (purn) Benny Moerdani pada saat itu, karena merasakan pentingnya masalah kepemimpinan.

“Jangan bosan kalau kalian lihat saya di sini. Karena saya perhatikan lembaga pendidikan menjadi lahirnya kehebatan suatu bangsa, jadi saya sangat tertarik,” ujar Prabowo dalam video di akun YouTube TNI AD, Minggu (12/7).

Dia juga berpesan kepada para pendidik agar terus menjadi panutan sebagai pembentuk masa depan bangsa. Pendidik harus mencurahkan kasih sayang dan ilmu pengetahuan untuk meneruskan perjuangan bangsa.

“Bukan hanya mencetak anak yang cerdas, namun juga cinta tanah air. Orang cerdas tapi tidak patriotik atau tidak cinta tanah air, tidak cinta rakyat malah berbahaya bagi negara,” kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus ini juga meminta kepada para pendidik untuk bisa menanamkan cinta tanah air, menanamkan rasa tanggung jawab, menanamkan rasa bangga jadi anak Indonesia.

“Menanamkan rasa keinginan berbakti, rasa keinginan mengangkat kehormatan bangsa kita melalui ilmu pengetahuan, melalui prestasi,” tegas Menhan.

Dia menambahkan, kunci dari pembangunan bangsa ialah warga yang terdidik, baik yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan juga punya karakter kepribadian yang baik, jujur, serta cinta rakyat.

Dalam kesempatan itu, Menhan juga mengucapkan terima kasih kepada para guru atas semangat dedikasi yang telah mendidik untuk menyiapkan siswa-siswi menjadi pemimpin di masa akan datang. “Lulusan Taruna Nusantara sudah mulai muncul di mana-mana.

Di beberapa tempat sudah ada Letnan Kolonel, senior-senior sebentar lagi menjadi Kolonel. Mereka sudah mulai berprestasi. Inilah kebanggaan kalian, kebahagiaan seorang guru kalau lihat muridnya berhasil. Jadi murid kita harus menjaga kehormatan dan nilai-nilai luhur bangsa kita,” terang Menhan.

Bagi SMA yang didirikan sejak tahun 1990, kehadiran Menhan beserta KSAD merupakan bentuk dukungan yang memberikan motivasi seluruh civitas akademia untuk mewujudkan visi dan misi Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara.

Sumber Berita / Artikel Asli : jpnn/fajar

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...