Prabowo-Sandi Buka Posko di Solo, Kapolresta Langsung Wanti-wanti Tegas

1120
Kubu Prabowo-Sandi membuka posko pemenangan seknas di Solo

JAKARTA – Kapolresta Solo langsung memberikan wanti-wantinya usai kubu Prabowo-Sandi membuka sejumlah posko pemenangan di Solo.

Pendirian posko dari kubu oposisi itu, disebut bakal menjadikan Solo sebagai medan pertempuran kedua pasangan capres-cawapres Pilpres 2019 mendatang.

Akan tetapi, Kapolresta Solo Kombes Ribut Hari Wibowo dengan tegas tak sependapat dengan anggapan tersebut.

“Saya tidak setuju kalau Solo jadi medan pertempuran,” ujar Ribut kepada JawaPos.com (grup PojokSatu.id), Minggu (30/12/2018).

Pihaknya menegaskan, tak akan pernah bisa menerima jika Solo dijadikan medan pertempuran.

“Kalau mau pesta demokrasi silakan, tetapi jangan jadikan Solo sebagai kota pertempuran,” tegas dia.

Ribut menekankan, pihaknya tidak ingin penyelenggaraan Pilpres 2019 ini membuat kondisi di kota Solo berubah dan menjadi tidak nyaman lagi.

Sebab selama ini, Solo adalah kota yang guyup, rukun, aman dan kondusif.

Karena itu, lanjut Ribut, pihaknya akan berkomitmen untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Solo.

Pihaknya juga berharap, kota yang pernah dipimpin Joko Widodo (Jokowi) itu akan selalu menjadi kota yang nyaman dan kondusif.

“Kami akan terus menjaga Solo, agar menjadi kota yang paling nyaman untuk ditempati,” tegasnya lagi.

Ribut menekankan, pihaknya sama sekali tak menginginkan ada kesan bahwa Solo adalah medan pertempuran.

Pihaknya juga tidak ingin anggapan tersebut muncul dan mengganggu kondusifitas di Kota Solo yang sudah terjaga selama ini.

Selain itu, Ribut juga mengajak semua pihak, mulai dari masyarakat, stakeholder dan pihak lainnya untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Solo.

Jangan sampai, tekan dia, ada isu-isu yang bisa mengganggu keamanan dan kenyamanan di kota Solo.

“Mari jaga bersama kondusifitas kota Solo agar tetap menjadi kota yang aman, nyaman dan tetap kondusif,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kubu Prabowo-Sandi sebelumnya berencana meresmikan Posko Pemenangan Sekretariat Nasional di Solo.

Tepatnya di Jalan Adi Soemarmo, nomor 299 Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng).

Posko itu sendiri berjarak lebih kurang 1,5 kilometer dari kediaman Jokowi atau beberapa meter sebelum gerbang tol Ngemplak Boyolali.

Sandiaga Uno sendiri pernah mengungkapkan, Kota Solo sangat layak untuk pendirian posko pemenangan.

Menurutnya, kondisi kota Solo sangat bagus, mulai dari pertumbuhan kota, pertumbuhan pariwisatanya dan juga masyarakatnya.

“Sangat layak Solo dijadikan salah satu basis tapi kelihatannya tidak hanya satu posko saja, ada beberapa relawan yang mengajukan rumahnya untuk dijadikan sebagai Posko,” paparnya.

Sejauh ini, imbuhnya, pihak yang mengajukan pendirian posko lebih dari 30 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

mulai dari Kebumen, Cilacap, sampai ke Brebes, sampai ke Rembang dan Klaten.

(jpg/ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.