Politisi PDIP Warning Ada Kudeta Merangkak Dibalas PPP: Masyarakat Butuh Ketenangan, Bukan Kegaduhan Baru

490
Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara. Foto Humas DPR

JAKARTA – Pernyataan politikus PDIP Darmadi Durianto yang menyebut ada kudeta merangkak di internal Kabinet Presiden Jokowi menuai polemik.

Sebagai salah satu partai politik pendukung pemerintah, PPP enggan mennggapi serius pernyataan itu.

Akan tetapi, pernyataan yang berujung pada permintaan perombakan kabinet itu cukup disesalkan partai berlambang Ka’bah tersebut.

 

Semestinya, di tengah kondisi seperti saat ini, semua pihak tidak membuat kondisi makin tidak kondusif.

Sebaliknya, seluruh elemen bangsa semestinya fokus mengatasi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum jelas kapan ujungnya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara dikutip PojokSatu.id dari RMOL, Senin (26/10/2020).

“Dalam kondisi covid-19 ini janganlah ada riak-riak yang bisa membuat masyarakat menjadi stres, ribut, dan lain-lain,” kata Amir.

Saat ini, sambung Amir, yang dibutuhkan masyarakat Indonesia adalah situasi dan kondisi yang tenang.

Bukan saja isu yang belum tentu kebenarannya, dan bahkan berpotensi membuat kegaduhan baru.

“Dalam kondisi seperti ini kan memang semua seharusnya sadar bahwa sekarang ini masyarakat lagi butuh ketenangan,” tandasnya.

Sementara, tantangan dilontarkan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mardani menilai, pernyataan yang dilontarkan anak buah Megawati Soekarnoputri itu harus dipertanggungjawankan.

Pasalnya, pernyataan itu dilontarkan Darmadi Durianto ke ruang publik.

Jika tidak dibuka secara gamblang, maka bisa akan menambah kegaduhan di tengah masyarakat.

“Buka saja jika ada. Karena pernyataan di ruang publik mesti transparan dan akuntabel,” ujar Mardani.

Anak buah Sohibul Iman ini menilai, diksi ‘kudeta’ itu sangat sensitif.

Apabila tidak dijelaskan secara akuntabel, maka Pemerintah juga akan kehilangan fokus pada masyarakat.

“Kasihan jika elite bising dan kehilangan fokus melayani rakyat,” tandasnya.

Sebelumnya, politikus PDIP Darmadi Durianto mengingatkan Presiden Jokowi agar mewaspadai para pembantunya di kabinet.

Menurutnya, Jokowi harus hati-hati terhadap pemerintahannya karena ada kudeta merangkak.

Ia menyarankan agar Jokowi menyiapkan nama-nama pengganti para menteri yang dianggap tidak loyal.

Lebih baik diganti ketimbang menggerogoti dari dalam, bahkan bisa menelikung dengan cara mengambil alih kekuasaan di tengah jalan,” katanya.

“Hati-hati kudeta merangkak. Ingat sejarah,” kata Darmadi Durianto kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (24/10).

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...