Polisi Duga Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklat Menwa Akibat Pukulan di Kepala

229
Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklat Menwa

Polisi menenemukan adanya tanda kekerasan di tubuh Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS yang tewas saat mengikuti pendidikan dan latihan di UMKM Resimen Mahasiswa atau Menwa pada Minggu (24/10/2021).

Pukulan di kepala diduga menjadi penyebab tewasnya Gilang Endi Saputra.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, mengatakan akibat pukulan itu, korban mengalami penyumbatan di bagian kepala.

“Korban meninggal diduga akibat terjadi penyumbatan di bagian otak,” kata Iqbal melalui keterangan tertulis yang diterima kumparan, Selasa (26/10).

Iqbal menegaskan, auotopsi jenazah Gilang dilakukan langsung oleh Kabiddokes Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.

“Untuk berapa titik saya belum bisa sebutkan. Namun dari visum ada tanda-tanda kekerasan,” jelas dia.

Lebih lanjut, dalam perkara ini polisi telah memeriksa 18 orang saksi. Namun, belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka.

“Belum ada tersangka, pemeriksaan dilakukan secara maraton. 8 orang saksi dari peserta, 9 orang saksi dari panitia, dan 1 orang dosen semua sudah kami periksa,” tutur Iqbal.

Polisi Duga Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklat Menwa Akibat Pukulan di Kepala (1)

searchPerbesar
Ilustrasi Resimen Mahasiswa (Menwa). Foto: Instagram/@menwaindonesia

Gilang meninggal dunia saat menjalani diklat Menwa di Jurug Solo, pada Minggu. Dia sempat lemas dan dilarikan ke rumah sakit.

Setelah dinyatakan meninggal, jasad Gilang sempat dipulangkan ke rumah orang tuanya di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Namun polisi berkoordinasi dengan keluarga agar bisa melakukan autopsi terhadap jenazah di RSUD Moewardi. Karena penyebab kematian Gilang cukup janggal.

Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS Kuncoro Diharjo membenarkan adanya mahasiswa UNS meninggal. Namun, terkait meninggalnya karena apa, masih dilakukan pengumpulan data.

“Kita masih menunggu hasil autopsi mahasiswa yang meninggal itu dari rumah sakit,” ujar Kuncoro.

Sumber Berita / Artikel Asli : Kumparan

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here