Polisi Dalami Hubungan Pembakaran Polsek Ciracas dan TNI

437

JAKARTA – Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Polisi mendalami hubungan penyerangan Polsek Ciracas dengan pengeroyokan perwira TNI di depan Pertokoan Arundina Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/12) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya kaitan pengeroyokan anggota TNI dengan pembakaran Polsek Ciracas.

Dikatakan Dedi, petugas saat ini masih bekerja menyelidiki motif kerusuhan ini. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan polisi.

“Terkait itu sedang didalami juga. Saya minta sabar. Yang jelas ada dua fokus di Polres Jaktim, yaitu penganiayaan di Cibubur dan untuk gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jaktim penyidikan penyerangan di Polsek,” ujar Dedi di Mabes Polri Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/12).

Di Polres Jakarta Timur sendiri saat ini ada dua perkara berbeda yang berjalan bersamaan. Yaitu penyelidikan pengeroyokan anggota TNI dengan TKP Cibubur dan kasus lainnya yakni penyerangan Polsek Ciracas, yang juga dibantu oleh Polda Metro Jaya penanganannya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, petugas tengah berupaya maksimal menyelesaikan permasalahan ini. Ia pun meminta agar masyarakat tetap tenang, serta beraktivitas seperti sedia kala.

“Saat ini tim sedang bekerja, oleh karenanya kami mohon kepada seluruh masyarakst untuk tenang,” sambungnya.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya juga sudah menyatakan situasi kondusif. Sehingga tidak akan mengganggu aktivitas warga. Pelayanan masyarakat di Polsek Ciracas juga sudah berjalan seperti biasa.

“Kapolda dan Pangdam sudah menjamin situasi di Jakarta kondusif. Oleh karenanya kegiatan rutinitas sudah dapat dilaksanakan,” pungkas Dedi.

(sat/jpc/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...