Pilot Pelajari Boeing 737 MAX 8 Lewat Kursus Daring

110
Boeing 737 MAX 8

Jakarta — Pilot pembawa Boeing 737 MAX 8 dilaporkan mempelajari seluk-beluk pesawat itu hanya melalui kursus daring.

Hal ini terungkap dalam wawancara CNN dengan juru bicara dari serikat pilot di dua maskapai Amerika Serikat, Southwest Airlines dan American Airlines.

Menurut keterangan para juru bicara itu, mereka mengikuti kursus online yang berdurasi antara 56 menit hingga tiga jam. Intinya, kursus itu membahas perbedaan MAX 737 dengan tipe lama 737 lainnya.

Namun, kursus tersebut sama sekali tak menjelaskan sistem baru pesawat yang dikenal sebagai maneuvering characteristics augmentation system (MCAS).

Sistem itu didesain untuk secara otomatis memerintahkan pesawat untuk menurunkan ketinggian jika ada kemungkinan mesin mati.

Kegagalan ini merupakan salah satu fokus dalam penyelidikan dua kecelakaan yang melibatkan pesawat Boeing 737 MAX 8.

Kecelakaan terbaru terjadi di pada Minggu (10/3), ketika pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari Addis Ababa, menewaskan 157 orang di dalamnya.

Beberapa bulan sebelumnya, tepatnya Oktober 2018, pesawat jenis sama yang digunakan dalam penerbangan Lion Air JT610 jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 189 penumpang dan awak yang dibawa.

Dua kecelakaan ini menimbulkan tanda tanya besar akan berbagai aspek dari Boeing 737 MAX 8, termasuk sistem keamanan armada tersebut.

Serikat pilot Southwest Airlines pun mengakui bahwa dari sisi staf penerbang, mereka sendiri tak mengetahui begitu dalam seluk-beluk pesawat tersebut.

“Kursus itu tak didampingi instruktur. Semua dilakukan sendiri,” ujar juru bicara serikat pilot Southwest Airlines, Mike Trevino.

Southwest Airlines sendiri adalah maskapai yang memiliki Boeing 737 MAX 8 paling banyak, hingga 34 armada. Namun, kenyataan bahwa para pilot tak mendapatkan informasi kuat mengenai pesawat yang mereka kendarai sangat meresahkan.

“MCAS dimasukkan ke dalam sistem pesawat dan Boeing tidak memberi tahu itu ke pilot,” katanya.

Para pilot lantas meminta agar Boeing atau otoritas yang memiliki kewenangan untuk menggelar pelatihan khusus bagi pengendara tipe pesawat 737 MAX 8.

“Ini konyol. Jika kalian mau menaruh alat di dalam pesawat yang tidak kami pahami, dan kami harus bertanggung jawab jika ada kegagalan, kami harus punya pengalaman,” kata perwakilan Asosiasi Pilot American Airlines, Dennis Tajer., CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here