Peserta Ijtima Gowa Asal Banyumas Minta Maaf Karena Abaikan Peraturan Pemerintah

3540

Repelita.com : Seorang peserta Ijtima’ Tabligh Gowa asal Banyumas, Jawa Tengah meminta maaf karena tidak mengindahkan peraturan pemerintah terkait penanganan virus corona (Covid-19). Peserta tersebut dinyatakan positif corona setelah kembali dari Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui video yang diunggah oleh Bupati Banyumas di akun instagramnya, @ir_achmadhusein baru-baru ini.

“Pada awalnya, saya menghadiri pertemuan ulama se-Asia dari 8 negara di Gowa, sejak saya pulang, awalnya saya tidak merasa ada gejala apa-apa, beberapa hari kemudian saya merasakan gejala tidak enak badan, flu pilek,” kata warga Banyumas tersebut.

“Terus saya ke dokter dan seminggu kemudian tambah parah, akhirnya dari tim medis mengajak saya untuk dirawat di RS Banyumas, diisolasi, ternyata saya terkena Covid-19,” ujar warga tersebut.

“Disini saya mohon maaf kepada bapak Bupati dan masyarakat Banyumas pada umumnya, karena pada saat itu saya tidak mengindahkan peraturan pemerintah, yang mana tidak boleh berkerumun, di antaranya adalah shalat berjamaah di Masjid, karena saat itu saya merasa tidak sakit, saya tetap beribadah di masjid, saya sekali lagi memohon maaf,” ungkap warga tersebut.

“Karena itu, saya mengimbau kepada masyarakat Banyumas agar tidak lagi ada kerumunan-kerumanan untuk mencegah penyebaran covid, karena tidak semua orang merasakan gejalanya, seperti saya pertama tidak merasakan ada gejala Covid,” ucap warga tersebut.

Sumber : @ir_achmadhusein | Redaktur : Hermanto Deli

Comments

comments

Loading...