Pernyataan Terbaru Brigjen Andi Rian soal Irjen Napoleon Hajar Muhammad Kece, Siap-siap…

500
Irjen Napoleon

JAKARTA – Irjen Pol Napoleon Bonaparte dipastikan akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece.

Sebelumnya, Irjen Napoleon dilaporkan Muhammad Kece atas penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim pada 26 Agustus 2021 lalu.

Pemeriksaan terhadap jenderal polisi bintang dua itu dijadwalkan dilakukan besok, Selasa (21/9/2021).

“Hari Selasa tanggal 21 September dia akan diperiksa,” kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Pol Andi Rian dikonfirmasi wartwan, Senin (20/9/2021).

Andi menuturkan, selain Napoleon, penyidik juga akan memeriksa sejumlah saksi lainnya.

Hanya saja, ia tak menyebut siapa saja saksi yang akan menjalani pemeriksaan bareng Napoleon.

Namun, Andi memastikan, usai pemeriksaan itu kemudian akan dilakukan gelar perkara.

Jika ditemukan bukti yang cukup, maka akan ada penetapan tersangka.

“Masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa sebelum gelar penetapan tersangka,” terangnya.

Kemarin, penyidik dalam kasus ini juga sudah memeriksa enam saksi.

“Sudah ada enam saksi yang sudah diperiksa, termasuk korban,” ungkap Andi.

Selain Muhammad Kece, saksi lainnya berstatus warga binaan atau tahanan di Rutan Bareskrim Polri serta petugas rutan.

Hari ini, penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi lainnya.

“Tujuh saksi terdiri atas empat orang petugas rutan Bareskrim Polri dan tiga tahanan,” ujarnya.

Surat Terbuka tak Pengaruhi Proses

Sementara, terkait surat terbuka Irjen Napoleon usai penganiayaan itu terungkap ke publik, Brigjen Andi Rian memastikan tidak akan berpengaruh pada proses hukum.

Sebaliknya, Andi memastikan pihaknya akan tetap mengusut tuntas untuk membuktikan adanya penganiayaan.

“Surat terbuka tak pengaruh pada proses penyidikan,” tegas dia.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bahwa memang benar telah terjadi penganiayaan berupa pemukulan.

Selain itu, Napoleon juga melumurkan kotoran manusia ke wajah Muhammad Kece.

Itu didasarkan pada keterangan yang diberikan sejumlah saksi kepada penyidik.

“Dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku,” tandas Andi Rian.

Sumber Berita / Artikel Asli : (ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here