Pengumuman Perubahan TPS Di Malaysia Telat, WNI Kesal

454

Mantan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Abdullah Abbas menyayangkan informasi lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diralat pada waktu dimulainya jadwal pencoblosan.

Dengan runut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Abdullah menyampaikan, pada tanggal 10 April Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengeluarkan surat edaran himbauan bahwa terdapat 255 lokasi TPS di berbagai lokasi dan negeri di semenanjung Malaysia.

Selanjutnya pada 13 April pada pukul 23.00 malam waktu setempat, PPLN Malaysia mengeluarkan notifikasi tentang ralat tempat pencoblosan (TPS) yaitu hanya di tiga tempat saja, yakni Kedutaan Besar RepubIik Indonesia (KBRI), Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan Wisma Duta.

“Artinya, lokasi-lokasi lain (lokasi sebelum diralat) itu dianggap tidak ada. Notifikasi didapati warga melalui berbagai media sosial. dan pada hari ini, 14 April 2019 ada beberapa konsentrasi massa WNI yang ingin mencoblos di tempat yang sedianya tercatat sebagai TPS yang sudah ditetapkan terpaksa bubar dan menuju tiga TPS sesuai berita ralat. Artinya, informasi ralat itu tidak diterima secara merata,” tuturnya. rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...