Pengamat: Surya Paloh Lagi Caper Ke Jokowi

280

Ada tujuan tersirat yang diutarakan Surya Paloh dalam menyebut Indonesia menganut sistem kapitalis liberal.

“Sebetulnya misterinya itu bukan apa artinya itu, tapi kenapa Surya Paloh baru bicara saat ini? Di ujung-ujung kabinet, apakah ini ada kaitannya dengan pembentukan kabinet? Kan sebetulnya menarik itu,” ungkap pengamat politik Hendri Satrio ketika berbincang dengan Kantor Berita RMOL, Kamis (15/8).

Penndiri lembaga Kedai Kopi ini menilai, ungkapan Ketua Umum Partai Nasdem ini menjadi pertanyaan besar lantaran diutarakan menjelang pembentukan kabinet baru Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin di periode 2019-2024.

“Kalau SP (Surya Paloh) ngomong dari awal lebih keren, ini kan kondisinya sama menterinya sama, tapi kenapa beliau baru bicara sekarang?” tambahnya.

Dia memaknai, kalimat tersebut merupakan cara Paloh mencari perhatian Presiden Jokowi dan juga masyarakat agar mendapatkan posisi strategis di pemerintahan.

“Surya Paloh sedang mereposisi citra Nasdem, mulai berusaha mencari perhatian rakyat dan Jokowi supaya diperhatikan posisi eksekutif untuk Nasdem,” tandasnya. rmol

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here