Pengamat: Manuver Surya Paloh Bukti NasDem Tak Mampu Bersaing

414
Ketua Nasdem Surya Paloh menyampaikan pidato politik

JAKARTA – Pengamat politik Jajat Nurjaman menyoroti manuver Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Jajat menyebut gaya politik yang sedang dimainkan Surya Paloh tidak lebih hanya sebagai upaya untuk menjaga eksistensi Partai NasDem dalam percaturan politik nasional.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) itu mengatakan, cek and balance yang disampaikan Surya paloh saat bertemu dengan Presiden PKS M. Sohibul Iman memperlihatkan Nasdem seolah bermain dua kaki.

“Jika ini benar, maka Nasdem sedang menunjukan diri sebagai partai yang tidak konsisten. Satu sisi berada dalam barisan pendukung pemerintah namun sisi lain membuka ruang kerjasama dengan partai oposisi,” ucap Jajat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/11).

Dikatakan Jajat, sulit menerka jika safari politik Partai Nasdem ini dianalogikan hanya demi kepentingan Pilkada 2020.

Menurut Jajat, situasi politik di daerah selalu menampilkan situasi yang berbeda, terutama dalam hal membangun koalisi.

“Dengan membangun kekuatan di luar pemerintah hanya menunjukkan ketidakmampuan Nasdem bersaing dalam koalisi pendukung Jokowi,” tutur Jajat.

Dia menambahkan, tidak ada yang spesial dari rumor yang selama ini beredar jika Nasdem akan mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024.

Menurut Jajat, pada dasarnya Nasdem memang bukan partai yang cukup sukses dalam mengorbitkan tokoh politik.

Ia mencontohkan, Pada Pilkada Jawa Barat yang lalu Nasdem menikung Gerindra yang notaben merupakan partai yang berhasil mengusung Ridwan Kamil saat menjadi Walikota Bandung.

“Politik dua kaki semakin menasbihkan jika sikap politik kita tidak pernah konsisten dan cenderung berubah seiring dengan kepentingannya,” tutup Jajat.

(one/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here