Pengakuan Neno Warisman Lewat Video soal Insiden Pekanbaru

1038

JAKARTA – Pegiat deklarasi #2019Gantiresiden Neno Warisman akhirnya dipaksa meninggalkan Kota Pekanbaru, Riau pada Sabtu malam (25/8). Sebelum meninggalkan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Neno membuat video berdurasi 02.17 detik untuk menceritakan kehadirannya di ibu kota Provinsi Riau itu telah dihalang-halangi dan digagalkan.

Mantan artis peran itu terlihat berada di dalam mobil. “Izinkan saya menceritakan dari awal bagaimana kami datang dan kemudian beberapa aparat meminta kepada kami, terutama saya untuk masuk ke ruangan yang mereka inginkan,” ucap Neno.

Namun, Neno merasa kehadirannya di Pekanbaru tidak perlu dibicarakan dengan aparat. Neno pun memilih berlalu menuju ke arah mobil dr Diana Tabrani yang telah disediakan.

“Saya masuk. Sampai kemudian di ujung jalan batas bandara itu ada gerbang yang dipenuhi aparat dan banyak sekali wartawan dan saat itu terjadi upaya untuk terus menerus bergantian, ada Sabhara (Samapta Bhayangkara, red), pimpinan aparat-aparat banyak yang terus berusaha mendesak agar saya kembali ke bandara,” tuturnya.

Karena tidak punya alasan untuk kembali ke bandara, Neno bersama dr Diana memilih tetap bertahan di dalam mobil tersebut. Harapannya, aparat membuka blokade dan membiarkannya meninggalkan kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim.

“Saya tetap menunggu aparat bekerja, ya menunggu dan sampai sekarang di dalam mobil sudah sekaian jam berlalu. Ini sudah, waktunya pukul enam sore sudah lewat, dan sekarang pukul tujuh malam,” tambahnya.(fat/jpnn)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.