Pengacara soal Kepulangan Rizieq: Masih Dikomunikasikan

256

Jakarta — Pengacara tokoh FPI Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro belum mau berbicara banyak tentang kabar kepulangan kliennya ke Indonesia. Rizieq sebelumnya disebut akan pulang ke Indonesia dan akan menghadiri reuni alumni 212 di Monumen Nasional, Jakarta, 2 Desember mendatang.

Beredar informasi yang menyebutkan Rizieq akan tiba di Indonesia pekan ini. Sugito pun tak membantah informasi tersebut.

“Rencananya iya, cuma masih komunikasi sama otoritas Arab Saudi yang masih mencegahnya,” kata Sugito kepada CNNIndonesia.com, Jumat (29/11).

Menurut Sugito, pihak Rizieq telah berkomunikasi dengan Menko Polhukam Mahfud MD terkait kepulangan Rizieq.

“Kami mengkomunikasikan dengan Menko Polhukam dan Kedutaan Besar Indonesia di Saudi supaya bisa memfasilitasi,” kata Sugito.

Hari ini, rencananya sejumlah kelompok massa juga akan berunjuk rasa di depan kantor Menko Polhukam untuk mendesak pemerintah menghentikan upaya pengasingan Rizieq Shihab.

Massa yang berasal dari FPI dan kelompok Mahasiswa Agent of Change juga meminta pemerintah memecat Agus Maftuh sebagai Dubes RI untuk Arab Saudi. Mereka juga menuntut pemerintah memberikan hak konstitusional Rizieq Shihab.

Rizieq tinggal di Mekkah, Arab Saudi sejak April 2017. Rizieq terjerat setidaknya dua kasus yaitu dugaan penistaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar dan dugaan percakapan mesum dengan Firza Husein yang ditangani Mabes Polri. Dua kasus itu terkuak sebelum Rizieq pergi ke Makkah.

Kepolisian sudah menerbitkan surat pemberhentian penyidikan perkara (SP3) dua kasus yang menjerat Rizieq tersebut. SP3 diterbitkan pada 2018 lalu.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan tak ada persoalan terkait kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Moeldoko menyatakan jika Rizieq ingin kembali ke Indonesia, maka yang bersangkutan tinggal pulang saja.

“Enggak ada persoalan sebenarnya. Kalau mau pulang, pulang aja. Gitu aja sebenarnya,” kata Moeldoko, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/10)., CNN Indonesia

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...