Pendiri Bongkar Kejanggalan Kongres Nasdem tanpa Jokowi, tapi Anies Baswedan

737

 JAKARTA – Kongres II Partai Nasdem kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Yakni tanpa kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebaliknya, justru Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diberikan panggung untuk memberikan pidato.

Hal itu pula yang disoroti pendiri Partai Nasdem, Patrice Rio Capella yang menurutnya cukup tidak biasa.

Demikian disampaikan Patrice Rio Capella dalam konferensi pers di Bilangan Cikini, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

“Janggal rasanya jika pembukaan Kongres Partai NasDem tidak hadiri Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Rio menganggap, hal itu makin menguak kejanggalan pembukaan Kongres Nasdem yang tak dihadiri Presiden Jokowi.

Menurutnya, agenda internal tidak bisa dijadikan alasan bagi Nasdem untuk tidak mengundang Presiden Jokowi membuka kongres.

“Jika alasannya karena agenda internal, kenapa Anies Baswedan diundang dan diberi porsi bicara?” ungkapnya.

Ia mengakui, Anies memang ikut terlibat dalam lahirnya Nasdem.

“Ingat, Anies hanya terlibat dalam pendirian ormas Nasdem, bukan Partai Nasdem,” bebernya.

Rio juga menyoroti pidato Surya Paloh saat membuka kongres.

Ia mengaku kaget dengan pernyataan Surya tentang adanya partai sok Pancasilais yang sinis dan mengungkap kedekatan dirinya dengan Sohibul Iman.

“Sangat mengejutkan saat mendengar Ketua Umum Partai Nasdem Paloh mengatakan ada pihak yang tidak Pancasilais,” ujar Patrice.

(jpnn/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...