Pembaharuan Dalam Berkarya

163
Ketua Umum Partai Berkaya,Tommy Soeharto.

Partai Berkarya dilanda konflik rumah tangga yang mungkin juga ulah tetangga adanya. Luar biasa bisikan musyawarahnya. Kepala keluarganya ada yang mau tukar alias diganti. Tapi alih-alih jadi Ketum malah akhirnya jadi ketus alias ketua tidak becus.

Tommy Soeharto selaku Ketua Umum menunjukan sikap elegan seorang Pemimpin. Pengurus yang bandel itu didatangi dengan sportif dan arif. Tapi sayang lebih milih kabur dan bikin rapat dilokasi lain. Itu karena memang cermin tidak becus selama dipengurusan.

Biasa dalam keluarga besar ada saja watak culas akibat hasrat ambisi berkuasa agar leluasa berlaku semaunya. Ada pula yang sekedar terpengaruh, tapi kasihan karena korban tidak sadar.

Sayangnya sebuah Partai Politik tidak melulu berperspektif keluarga besar semata. Ada lawan-lawan yang selalu mencari celah peluang memporak porandakan hingga berantakan. Targetnya sang pemimpin. Seribu persen.

Politik hitam pegang filosofi ‘cabut pohon sampai keakar-akarnya’. Tidak boleh ada musuh yang berpotensi merebut kekuasaan. Indikasi kearah begitu tampak coba dijalankan di Partai Berkarya. Agar karya hilang tak berdaya. Jahat dan busuk.

Karena upaya munaslub illegal itu bagian intrik-intrik politik kotor, maka DPP layak melakukan investigasi internal dan external serta verifikasi ulang semua jajaran dengan menerapkan screening yang berwawasan loyalitas berintegritas termasuk anggota.

Bagaimanapun pengalaman memberikan ruang kekuatan lebih bertumbuh dalam perkembangan suatu organisasi apalagi partai politik dengan visi misi menjaga ideologi Pancasila dan kedaulatan NKRI.

Rintangan berupa kehadiran kaum komuniser baru disertai porak porandanya kondisi perekonomian dan kehidupan sosial rakyat, memungkinan bidikan lawan tak pernah pupus kepada partai Berkarya. Dan karenanya Pembaharuan tim kerja partai mungkin sudah saatnya dilakukan…

Adian Radiatus

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...